Pemkot Cirebon Perkuat Koordinasi Distributor untuk Jaga Stabilitas Sembako
- 07 Mar 2026 13:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat koordinasi dengan distributor dan pemilik gudang untuk memastikan distribusi bahan pokok tetap lancar. Langkah ini dilakukan guna menjaga ketersediaan komoditas serta mengendalikan harga di pasaran.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, DR. H. Iing Daiman, S.IP., M.Si mengatakan pihaknya secara rutin melakukan monitoring terhadap para distributor. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari tugas pokok dinas dalam memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Menurut Iing, pemantauan dilakukan dengan mengecek langsung stok komoditas di tingkat distributor hingga pasar. Jika ditemukan indikasi kekurangan pasokan, pihaknya segera berkoordinasi dengan lembaga terkait seperti Perum Bulog.
“Kami dengan para distributor termasuk pemilik gudang rutin memonitor ketersediaan komoditas. Kalau ada indikasi misalnya seperti Minyakita, kami segera kontak dengan teman-teman Bulog,” ujar Iing kepada RRI Jumat, 6 Maret 2026.
Ia menjelaskan, koordinasi dengan Bulog juga berjalan intens karena keduanya tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Tim dari Bulog bahkan secara rutin turun langsung ke pasar untuk memantau ketersediaan bahan pokok.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian adalah minyak goreng Minyakita yang cukup diminati masyarakat. Produk tersebut memiliki Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700 sehingga banyak dicari karena lebih terjangkau dibandingkan merek lainnya.
“Emang cukup laris manis ya komoditi yang boleh dibilang kalau seperti Minyakita, karena juga HET-nya relatif lebih murah dibandingkan yang lain ya,” ucap Iing Daiman.
Meski demikian, masih ditemukan pedagang yang menjual di atas HET, yakni sekitar Rp16.000 hingga Rp16.250. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah memasang spanduk di pasar sebagai pengingat mengenai harga resmi Minyakita.
Selain itu, Pemkot Cirebon juga menghadirkan program Warung Peduli Inflasi atau Waduli di Pasar Jagasatru. Program tersebut menjadi pilot project pengendalian inflasi sekaligus barometer harga komoditas sesuai HET di tingkat pasar.
Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap distribusi bahan pokok tetap stabil dan harga di pasaran dapat terkendali. Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cirebon dalam menjaga daya beli masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....