Kementerian Haji dan Umroh Perkuat Koordinasi PPIU Hadapi Ketidakpastian Umrah
- 04 Mar 2026 11:07 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Konflik geopolitik di Timur Tengah memunculkan kekhawatiran di kalangan calon jemaah haji dan umrah, terutama terkait keamanan perjalanan menuju Tanah Suci. Menanggapi hal tersebut, Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cirebon memastikan persiapan haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Cirebon, H. Mualim Tamim, M.Ag, menyebutkan hingga kini belum ada laporan gangguan terhadap jemaah asal Cirebon yang sedang atau akan menunaikan ibadah. Seluruh jemaah umrah sebelumnya juga telah kembali ke tanah air tanpa hambatan berarti.
“Baik, Selama ini yang kami terima belum ada laporan dari penyelenggara ibadah umroh terkait pelaksanaan umroh yang sedang berada di tanah haram, baik Mekah maupun Madinah, atau di perjalanan,” ujarnya kepada RRI, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah terus melakukan pemantauan situasi secara intensif dan berkoordinasi dengan maskapai serta otoritas terkait. Apabila terjadi pembatasan penerbangan, maka penyesuaian jadwal akan dilakukan sesuai kebijakan pemerintah pusat dan otoritas Arab Saudi.
Terkait kemungkinan pembatasan kuota, Mualim menyebut hal tersebut bisa terjadi apabila situasi keamanan tidak memungkinkan. Namun ia menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan.
“Apalah gunanya kita membuat persiapan yang lain-lainnya kalau dalam perjalanan sendiri tidak aman dan itu mengancam keselamatan para jamaah,” katanya.
Untuk musim haji 1447 Hijriah atau 2026, Kabupaten Cirebon telah menyusun tujuh kloter, terdiri dari lima kloter penuh dan dua kloter gabungan. Pihaknya optimistis ibadah haji tetap dapat berjalan lancar selama situasi tidak memburuk secara signifikan.
Ia mengimbau calon jemaah agar tetap tenang dan mempercayakan informasi kepada sumber resmi pemerintah. Pemerintah juga meminta doa masyarakat agar konflik segera mereda sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung aman dan nyaman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....