Arofah Amanah Travel Menjamin Pulang 45 Jemaah Umrah Asal Indramayu
- 03 Mar 2026 18:27 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Indramayu - Penutupan sementara layanan penerbangan di Arab Saudi oleh otoritas bandara setempat menimbulkan dampak signifikan bagi pemulangan jemaah umrah asal Indramayu. Kebijakan tersebut diambil menyusul meningkatnya eskalasi keamanan setelah serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Akibatnya sekitar 45 jemaah umrah asal Indramayu berpotensi tertahan di Arab Saudi. Menanggapi kondisi tersebut penyelenggara travel umrah Arofah Amanah Travel Indramayu memastikan layanan kepada jemaah tetap terpenuhi selama berada di Arab Saudi.
Hj. Iroh Rohayani Pemilik sekaligus penanggung jawab Arofah Amanah Travel yang berkantor di kawasan Sport Center Indramayu kota tersebut kepada RRI Selasa, 3 Maret 2026 menegaskan seluruh fasilitas yang termasuk dalam paket perjalanan, mulai dari akomodasi, konsumsi harian, hingga pendampingan informasi harus dilayani secara optimal. “Alhamdulillah, sampai saat ini jemaah masih berada dalam kondisi aman. Akomodasi dan konsumsi mereka tetap ditanggung sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Selain memastikan layanan bagi jemaah yang tertahan, Hj. Iroh juga menjamin kepulangan sampai tanah air dengan selamat hingga situasi keamanan di Timur Tengah kembali stabil.
"Kami bertanggung jawab untuk memulangkan jemaah umrah sampai tanah air, kami melakukan komunikasi dan kordinasi dengan pihak terkait,seperti Kedutaan di Arab Saudi," ucapnya menegaskan.
Hj.Iroh menyebut, terdapat gelombang keberangkatan tambahan pada bulan Maret ini sebanyak 40 jemaah umrah yang dikelola Arofah Amanah Travel. "Biasanya penerbangan menggunakan Maskapai Lion Air. Namun pihak penyelenggara umrah meminta menghentikan dulu sementara keberangkatan hingga situasi benar-benar aman,” kata Hj. Iroh.
Sementara informasi yang dihimpun hingga saat ini, pemerintah bersama seluruh pemangku kebijakan terus memantau perkembangan situasi dan menunggu informasi resmi dari otoritas penerbangan Arab Saudi terkait kepastian dibukanya kembali rute penerbangan ke kawasan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....