Rekrutmen Paskibraka Kota Cirebon 2026 Dibuka, Tekankan Ideologi Pancasila

  • 27 Feb 2026 17:21 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cirebon resmi membuka rekrutmen dan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Cirebon Tahun 2026. Informasi tersebut disampaikan dalam program “Dialog Khusus” edisi Jumat, 27 Februari 2026 di Pro 1 RRI Cirebon.

Kepala Bakesbangpol Kota Cirebon, Drs. Buntoro Tirto, A.P., M.H., menegaskan bahwa seleksi tahun ini terbuka untuk seluruh pelajar SMA tanpa terbatas pada anggota ekskul paskibra saja. “Seleksi ini terbuka untuk semua pelajar SMA dengan berbagai program ekstrakurikuler. Jadi bukan hanya untuk paskibra sekolah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peserta yang dapat mendaftar adalah siswa kelas X dengan rentang usia 16 hingga 18 tahun per 17 Agustus 2026. “Dari prinsipnya adalah kelas 10 dengan minimal usia 16 tahun sampai dengan 18 tahun pada tanggal 17 Agustus 2026 nanti,” katanya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui aplikasi Transparansi Paskibraka yang disiapkan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. “Pendaftaran ini melalui aplikasi transparansi paskibraka yang dibuat oleh BPIP, dilaksanakan selama 14 hari kerja, yaitu dari tanggal 24 Februari 2026 sampai dengan tanggal 9 Maret 2026,” ucapnya.

Antusiasme pendaftar terbilang tinggi di hari-hari awal pembukaan. “Alhamdulillah sudah banyak, hampir kurang lebih 157 orang di hari ke-3,” ujarnya.

Ia menyebut kuota Paskibraka Kota Cirebon setiap tahunnya berjumlah 32 orang. Peluang pengiriman perwakilan ke tingkat provinsi maupun nasional sesuai kuota yang diberikan.

Sementara itu Ketua Tim Kerja Ideologi Wawasan Kebangsaan, Tedi Supriadi Wastim, S.E., menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar baris-berbaris, melainkan sarana penguatan karakter dan ideologi. “Tidak hanya untuk kegiatan baris-berbarisnya saja, tapi kami juga memberikan materi tentang penguatan ideologi dan bela negara,” katanya.

Ia menambahkan, tes pemahaman ideologi Pancasila kini menjadi tahapan awal yang bersifat gugur. “Untuk pemahaman ideologi Pancasila itu dijadikan hal yang utama, makanya ditempatkan di seleksi pertama dan sistemnya gugur,” ucapnya.

Terkait tahapan seleksi, ia merinci adanya tes wawasan kebangsaan, tes inteligensi umum, tes kesehatan, parade, samapta, hingga seleksi kepribadian. “Manakala fisik bagus, baris bagus, tapi pengetahuan terkait wawasan kebangsaan dan khususnya Pancasila tidak memadai, maka sulit disebut sebagai generasi muda berkarakter Pancasila,” katanya.

Melalui rekrutmen ini, Pemerintah Kota Cirebon berharap lahir generasi muda yang disiplin, tangguh, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh sebagai duta Pancasila di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....