Kunjungi Kilang Balongan, Brigif 34/Cakra Buana dan Yonif 889/GW Siap Jaga Obvitnas

  • 25 Feb 2026 22:28 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - General Manager PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Balongan, Yulianto Triwibowo, menerima kunjungan kerja jajaran Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan 34/Cakra Buana (Brigif TP 34/CB) dan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 889/Gagak Winangsih (Yonif TP 889/GW), Selasa, 24 Februari 2026.

Kunjungan tersebut berlangsung di ruang kerja GM Kilang Balongan dan turut dihadiri Manager Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) Kilang Balongan Mochammad Arifin serta Section Head Security Aswidi.

Dalam audiensi itu, Komandan Brigif TP 34/Cakra Buana, Kolonel Inf Arief Widyanto, S.E., M.Han., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan agenda silaturahmi sekaligus perkenalan satuan baru Brigif TP 34/CB dan Yonif TP 889/GW.

Ia menjelaskan, Yonif TP 889/GW merupakan batalyon infanteri teritorial pembangunan yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, dan berada di bawah jajaran Kodam III/Siliwangi. Satuan tersebut difokuskan pada penguatan pertahanan wilayah serta mendukung program ketahanan pangan di kawasan Pantai Utara (Pantura).

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia, Yonif TP 889/GW juga memiliki tugas membantu pengamanan objek vital nasional (obvitnas) yang bersifat strategis.

“Yonif TP 889/GW siap berkolaborasi dalam menjaga keamanan operasional dan kondusivitas Kilang Balongan,” ujar Arief.

Sementara itu, General Manager Kilang Balongan Yulianto Triwibowo menyambut baik kehadiran Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/GW di Kabupaten Indramayu. Ia meyakini kehadiran satuan tersebut dapat memberikan kontribusi positif, baik bagi masyarakat maupun bagi pengamanan objek vital nasional di wilayah tersebut.

Yulianto menjelaskan, Kilang Balongan merupakan industri pengolahan minyak mentah yang mulai beroperasi pada 1994 dan dikenal sebagai salah satu kilang dengan kompleksitas tinggi di Indonesia, dengan kapasitas produksi mencapai 150.000 barel per hari.

Menurut dia, Kilang Balongan memiliki peran strategis dalam memproduksi bahan bakar minyak (BBM) ramah lingkungan, seperti Pertamax, Pertalite, dan Solar, serta produk petrokimia berupa propilena (propylene). Produk tersebut menjadi pasokan utama untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

“Semoga terjalin sinergi yang harmonis antara Kilang Pertamina Balongan dengan Brigif TP 34/Cakra Buana dan Yonif TP 889/GW demi menjaga ketahanan energi nasional,” kata Yulianto.

Pertemuan kedua instansi tersebut diakhiri dengan pertukaran cendera mata sebagai simbol sinergi, kemitraan strategis, dan komitmen bersama dalam menjaga keamanan serta keberlangsungan operasional objek vital nasional.



google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....