Truk Tangki Muat 32 Ribu Liter Tiner Terbakar di Tol Cipali KM 185

  • 18 Feb 2026 17:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Sebuah truk tangki bermuatan 32.000 liter tiner terbakar di Ruas Tol Cipali KM 185, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Rabu, 18 Februari 2026 pagi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh badan kendaraan hangus terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Petugas Damkar Sektor Palimanan menerima laporan dari pihak Tol Cipali pada pukul 05.25 WIB.

Tiga menit kemudian, tepatnya pukul 05.28 WIB, Regu 2 Sektor Palimanan langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba pukul 05.35 WIB.

Kepala Bidang Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan saat petugas tiba di lokasi, kondisi api sudah membesar dan melalap hampir seluruh bagian truk tangki jenis Hino bernomor polisi B 9802 UFV tersebut.

“Api sudah dalam kondisi besar saat petugas tiba di lokasi. Untuk mencegah penyebaran dan mempercepat pemadaman, kami meminta bantuan armada dari Sektor Weru, Arjawinagun, dan Sumber,” ujar Eno dalam keterangannya yang diterima RRI.

Sebanyak lima unit mobil pancar diterjunkan dalam proses pemadaman. Petugas juga menggunakan dua dirigen foam atau sekitar 50 liter untuk mempercepat penanganan, serta menghabiskan kurang lebih 50.000 liter air.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 08.29 WIB dan dilanjutkan proses pendinginan hingga pukul 08.54 WIB guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Menurut keterangan pengemudi, Agus Kurniawan, kebakaran diduga berawal dari percikan api akibat gesekan pada roda belakang sebelah kiri karena klaher roda macet. Percikan api kemudian menyambar ban dan merambat ke tangki berisi tiner hingga menghanguskan seluruh unit kendaraan.

Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini antara lain Polsek Gempol, Polres Cirebon, pihak Tol Cipali, serta Inafis Polresta Cirebon.

Kendala yang dihadapi petugas di lapangan adalah keterbatasan sumber air. Hingga saat ini, perkiraan total kerugian masih dalam pendataan.

Situasi di lokasi dilaporkan telah aman dan terkendali. Setelah proses pendinginan dan pengecekan selesai, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....