Brigjen Adi Vivid Pimpin Pembangunan Masjid Pesantren Daarul Mujaahid

  • 17 Feb 2026 19:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan asrama Pondok Pesantren Daarul Mujaahid Kandang Juang. Kegiatan berlangsung di Jalan Pramuka, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Acara dihadiri mantan Kapolri periode 2001–2005 Da’i Bachtiar, Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, serta jajaran pejabat utama Polres Cirebon Kota. Hadir pula pengurus pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan para santri yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Rangkaian acara diawali pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan dilanjutkan sambutan pimpinan Pondok Pesantren Daarul Mujaahid Ustadz Ujang Zakaria.

Dalam sambutannya, Wakapolda Jawa Barat menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi sekaligus memulai pembangunan kembali fasilitas pesantren. Pembangunan masjid dan asrama ditargetkan rampung dalam lima hingga enam bulan.

“Kegiatan ini menjadi awal pembangunan kembali Pondok Pesantren Daarul Mujaahid dan Masjid Ad-Da’i Nur Ida Mardliyah yang ditargetkan selesai dalam kurun waktu lima hingga enam bulan,” ujar Wakapolda.

Ia juga mengajak hadirin mendoakan almarhumah Hj Mardliyah sebagai donatur awal yang menghibahkan tanah untuk pembangunan pesantren. Menurutnya, dukungan pembangunan merupakan bagian komitmen mendukung pendidikan keagamaan.

“Partisipasi ini merupakan komitmen untuk mendukung syiar agama, pendidikan keagamaan, serta pembinaan generasi muda yang berakhlak mulia,” ucapnya. Prosesi dilanjutkan dengan peletakan batu pertama secara simbolis, doa bersama, dan ramah tamah. Suasana kebersamaan terlihat antara jajaran kepolisian dan keluarga besar pesantren.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto menyebut kegiatan ini sebagai wujud sinergi kepolisian dan lembaga pendidikan keagamaan. Ia berharap pembangunan fasilitas ibadah dan asrama memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. “Kegiatan ini diharapkan memperkuat nilai spiritual, moral, dan kebangsaan bagi para santri dan masyarakat sekitar,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....