Lokakarya TaRL Perkuat Kompetensi Guru SD di Kabupaten Cirebon
- 15 Feb 2026 21:09 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pendidikan bersama INOVASI kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi dasar. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Lokakarya Praktik Perencanaan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Teaching at the Right Level (TaRL) untuk kemampuan membaca bagi guru Sekolah Dasar.
Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Batiqa Cirebon pada Kamis, 12 Februari 2026. Lokakarya diikuti oleh 24 peserta yang terdiri dari perwakilan guru kelas 1, 2, dan 3 serta Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG).
Peserta berasal dari enam kecamatan, yakni Astanajapura, Gegesik, Losari, Pabedilan, Panguragan, dan Mundu. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil asesmen kemampuan membaca siswa di wilayah tersebut.
Hasil asesmen menunjukkan adanya variasi tingkat kemampuan membaca dalam satu kelas. Tingkatan tersebut mulai dari pengenalan huruf, suku kata, kata, paragraf, hingga membaca cerita.
Kondisi ini menuntut guru untuk mampu merancang pembelajaran yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan belajar siswa. Melalui pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, guru didorong menyesuaikan strategi, proses, serta asesmen pembelajaran sesuai karakteristik siswa.
Peserta juga diperkenalkan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL). Pendekatan ini merupakan strategi intervensi pembelajaran membaca yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan aktual siswa, termasuk pemberian dukungan tambahan di luar jam pembelajaran reguler.
Koordinator Pengawas Sekolah Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, Nano Sutarno, menegaskan pentingnya kolaborasi tersebut dalam memperkuat kapasitas guru. “Dinas Pendidikan memandang kemitraan bersama INOVASI ini sebagai langkah krusial dalam meningkatkan kompetensi guru sekaligus menguatkan ekosistem pendidikan di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Lokakarya dirancang secara aplikatif dan berbasis praktik pembelajaran. Peserta melakukan analisis dan revisi RPP, menyusun skenario pembelajaran peningkatan kemampuan membaca, serta melakukan simulasi peer teaching.
Pada sesi penguatan, fasilitator memperkenalkan strategi TaRL berdasarkan level membaca siswa yang dipadukan dengan pemanfaatan Alat Peraga Edukatif (APE). APE tersebut merupakan hasil pengembangan masing-masing KKG dari pelatihan sebelumnya.
Karno, guru SD Negeri 2 Panggangsari, Kecamatan Losari, berharap pelatihan ini memberikan dampak nyata di sekolah. “Harapannya ke depan, pelatihan atau workshop seperti ini dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam membekali kapasitas guru meningkatkan kemampuan membaca murid,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, setiap KKG menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL). RTL tersebut berisi rencana diseminasi praktik baik di tingkat kecamatan serta mekanisme pencatatan peningkatan kemampuan membaca siswa secara berkala.
Melalui lokakarya ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dan INOVASI berharap para guru semakin percaya diri dan terampil dalam meningkatkan keterampilan dasar membaca siswa. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan di bidang literasi agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar sesuai kebutuhan dan tingkat kemampuannya.
Berdasarkan rilis Pemkab Cirebon
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....