Ngaruwat Jagat' Jaga Alam dan Air Kehidupan Sangraja Majalengka

  • 13 Feb 2026 16:25 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Majalengka - Riak air yang tenang di tepian Situ Sangraja menjadi saksi sebuah ikhtiar budaya yang sarat makna. Pemkab Majalengka, Jawa Barat, menggelar tradisi 'Ngaruwat Jagat Ngajaga Alam Cai Kahuripan Sangraja' di kawasan Situ Sangraja, Kecamatan Cigasong, Jumat 13 Februari 2026

Kegiatan sakral ini menjadi bagian penting dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-186, menghidupkan kembali kearifan lokal yang menyatu dengan pelestarian alam. Di balik alunan doa dan tradisi yang dijaga turun-temurun, tersimpan pesan kuat tentang harmoni antara manusia dan alam.

Bupati Majalengka, H Eman Suherman, menegaskan bahwa Sangraja bukan sekadar situs bersejarah bekas tamansari para menak, melainkan sumber "Cai Kahuripan" atau air kehidupan bagi masyarakat sekitar.

Menurutnya, revitalisasi kawasan Sangraja bukan hanya soal mempercantik ruang publik, tetapi juga menghidupkan kembali fungsi ekologis dan nilai budaya yang melekat di dalamnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemkab Majalengka berkomitmen menata Sangraja agar kembali indah, fungsional, dan mampu menjadi penggerak sektor pariwisata daerah.

"Tradisi ini mengingatkan kita bahwa alam adalah sumber kehidupan. Menjaganya berarti menjaga masa depan Majalengka," ujar Bupati dalam suasana penuh khidmat.

Ritual Ngaruwat Jagat menjadi simbol kesadaran kolektif masyarakat untuk merawat lingkungan sekaligus melestarikan budaya leluhur. Nilai spiritual yang terkandung di dalamnya menyatu dengan visi pembangunan berkelanjutan yang menempatkan alam sebagai pusat keseimbangan hidup.

Dengan menghidupkan kembali tradisi dan merevitalisasi Situ Sangraja, Pemkab Majalengka berharap kawasan ini tidak hanya menjadi destinasi wisata berdaya tarik tinggi, tetapi juga ruang edukasi budaya dan lingkungan bagi generasi mendatang.

"Semangat menjaga alam dan budaya pun digaungkan sebagai pondasi menuju Majalengka yang 'Langkung angkung SAE' lebih maju, lestari, dan berdaya saing," jelas Bupati Eman Suherman saat menghadiri acara 'Ngaruwat Jagat Ngajaga Alam Cai Kahuripan Sangraja' di kawasan Situ Sangraja. (*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....