Pemkab Cirebon Pantau Harga Bahan Pokok jelang Ramadan

  • 13 Feb 2026 14:37 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon bersama unsur Forkopimda memantau kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cirebon. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pangan dan stabilitas harga di pasaran tetap terjaga.

Pemantauan dilaksanakan pada Jumat, 13 Februari 2026, di beberapa pasar tradisional, seperti Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon. Pemerintah daerah meninjau langsung kondisi stok serta harga bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari.

Bupati Cirebon, Imron, meninjau sejumlah komoditas penting seperti beras, daging, hingga sayuran. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, beberapa kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga namun masih dalam batas wajar.

Imron mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang Ramadan. “Setelah kami meninjau di Pasar Sumber dan Pasar Pasalaran, memang beberapa komoditas seperti telur, ayam, dan daging mengalami kenaikan, namun masih dalam batas terukur, kenaikan juga terjadi pada cabai,” katanya kepada sejumlah media seusai meninjau di Pasar Pasalaran Kabupaten Cirebon.

Ia menambahkan, langkah pemantauan ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok di masyarakat. “Jika terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi, kami akan melakukan evaluasi dan langkah antisipasi agar harga tetap stabil,” ucapnya.

Pemerintah daerah Kabupaten Cirebon bersama unsur Forkopimda memantau kebutuhan pokok masyarakat menjelang Ramadan di Kabupaten Cirebon pada Jumat 13 Februari 2026. (Foto: RRI/Aura)

Sementara itu, salah seorang pedagang sayuran, Soleh, mengatakan harga cabai merah saat ini berada di kisaran Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit dijual Rp50.000 per kilogram dan cabai rawit merah mencapai Rp90.000 per kilogram.

Untuk komoditas bawang, Soleh menyebut bawang merah dijual Rp40.000 per kilogram. Sedangkan bawang putih berada di kisaran Rp35.000 per kilogram.

Menurutnya, kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah atau yang biasa digunakan untuk sambal geprek. Selain itu, bawang merah juga mengalami kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya. “Yang paling naik cabai merah dan bawang, tadinya Rp50.000 sekarang Rp90.000 per kilogram,” katanya.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam. Salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Pasalaran, Nana, mengatakan harga ayam besar dan ayam kecil sama-sama mengalami kenaikan. Meski demikian, selisih harga antara keduanya tidak terlalu jauh.

“Lagi naik terus ayam gede sama ayam kecil, tapi jaraknya nggak terlalu jauh,” ujarnya. Ia menyebutkan, harga ayam besar saat ini berada di kisaran Rp39.000 hingga Rp40.000 per kilogram. Sementara ayam kecil dijual sekitar Rp43.000 hingga Rp44.000 per kilogram.

Menurut Nana, kenaikan harga ayam biasanya terjadi dua minggu sebelum Ramadan. Selain itu, momen tertentu seperti Tahun Baru atau tradisi Kliwon yang banyak digunakan masyarakat untuk menggelar selamatan juga turut memengaruhi harga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....