Banjir Melanda Indramayu, Bupati Lucky Hakim Tinjau Lokasi

  • 26 Jan 2026 23:03 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Indramayu - Luapan sungai, air laut pasang, curah hujan tinggi, serta sistem drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah Indramayu tergenang air. Hal ini tentunya menuntut penanganan cepat serta kerja sama semua pihak.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu pada Minggu, 25 Januari 2026. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol.

Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir, mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16. Bupati Lucky Hakim meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir.

"Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut," ujarnya.

Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol. Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir.

Pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer.

Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah. Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air, namun juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong.

‎“Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....