ODGJ Cantik Tinggal Disamping Keranda, Masyarakat Cirendang Gelisah
- 05 Apr 2023 20:00 WIB
- Cirebon
KBRN, Kuningan: Seorang wanita pengidap gangguan jiwa yang telah meresahkan warga Kelurahan Cirendang, Kabupaten Kuningan, dibawa ke Rumah Antara Graha Berdaya Kuningan pada Rabu (5/4/2023).
Diketahui, perempuan tersebut bernama Rita dan tinggal di sebuah bangunan berukuran 2x2 meter yang dekat dengan kebun bambu.
"Itu adalah tempat untuk menyimpan keranda bagi orang yang meninggal di sini, tetapi menurut dia, bangunan itu adalah rumah peninggalan ayahnya," terang Riki, warga Kelurahan Cirendang.
Keberadaan Rita membuat masyarakat sekitar resah, terutama bagi para ibu yang mengkhawatirkan bangunan tersebut akan menjadi tempat mesum.
"Iya, tadi kata warga sekitar, jika ODGJ yang tadi dibawa ke Graha Berdaya, suka membawa lelaki, dan mau saja diajak hubungan badan dengan uang Rp5 ribu, asalkan dikasih makan dan diberikan minuman keras atau rokok," kata Riki.
Atas laporan dari masyarakat, relawan sosial, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kuningan bersama Pemerintah Kelurahan Cirendang meninjau lokasi tempat tinggal Rita pada Selasa (4/3/2023), namun Rita tidak berada di tempat.
"Kami datang ke sini kemarin bersama pihak Kelurahan Cirendang, tetapi perempuan yang dimaksud tidak ada. Hari ini, kami meninjau kembali didampingi oleh Aparat Pemerintah Kelurahan Cirendang, Satpol PP Kuningan, dan Dinsos untuk segera melakukan tindakan terhadap Rita agar tidak meresahkan masyarakat," ujar Atang, yang didampingi oleh Amaar Thohir, Relawan Sosial, Rabu (5/4/2023).
Pihak Satpol PP Kuningan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak dan Ketua Rumah Antara Graha Berdaya, Lukman, yang telah membantu dalam penanganan tersebut, sehingga bisa membantu menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.
"Kami berharap agar sinergi lintas sektoral bisa diperkuat, sehingga penanganan ODGJ, Lansia, dan orang terlantar ini bisa dilakukan dengan cepat dan tidak saling menunggu," tambahnya.
Atang berharap setelah rehabilitasi kejiwaannya, Pemkab Kuningan dapat segera memberikan solusi agar setelah pasien kejiwaan membaik, ia dapat diterima oleh masyarakat dan memiliki keterampilan dalam bekerja.
Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Kuningan, Indra Ishak, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya penanganan keamanan dan ketertiban masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa sebanyak 10 orang dan satu orang terlantar sejak awal tahun 2023.
Indra menjelaskan tugas utama Satpol PP adalah menertibkan masyarakat yang melanggar peraturan daerah, tetapi mereka juga menerima aduan dari masyarakat dan melakukan kegiatan penertiban. Dalam penanganan orang dengan gangguan jiwa, pihaknya telah melakukan fasilitasi sesuai dengan tupoksi yang telah diatur oleh Peraturan Bupati dan bekerja sama dengan instansi terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Namun, Indra Ishak menekankan pentingnya pengawasan dan koordinasi dari pihak desa/kelurahan terlebih dahulu ketika ada target untuk menangani ODGJ.
"Kami berharap bahwa penanganan ODGJ, orang terlantar, pengemis, dan anak jalanan tidak bisa dilakukan oleh Satpol PP saja, melainkan memerlukan sinergi dari semua Organisasi Perangkat Daerah terkait sesuai dengan kewenangannya masing-masing," ujarnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga meminta dukungan dan partisipasi dari masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.
"Kami membutuhkan dukungan dari masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, karena Satpol PP tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat," tegasnya.
Di samping itu, ia juga menegaskan pihaknya akan terus melakukan upaya-upaya penanganan terhadap ODGJ dan orang terlantar lainnya, dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dalam setiap langkahnya.
"Pihak Satpol PP akan terus berupaya melakukan penanganan terhadap ODGJ dan orang terlantar lainnya, dengan tetap mengedepankan aspek kemanusiaan dalam setiap tindakan yang dilakukan. Kami berharap masyarakat dapat bersama-sama bekerja untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi kita semua," tutup Indra.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....