Tradisi Layangan Majalengka Bertahan di Tengah Digitalisasi

  • 27 Jul 2025 14:26 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Majalengka: Di tengah derasnya arus digitalisasi dan pergeseran gaya hidup masyarakat modern, permainan tradisional layangan justru menunjukkan eksistensinya yang tak lekang oleh waktu.

Musim kemarau yang menghadirkan langit cerah dan angin kencang kembali menjadi panggung utama bagi warisan budaya ini untuk mengudara.

Di berbagai sudut Kabupaten Majalengka, khususnya di area persawahan yang mengering dan lapangan terbuka, langit dipenuhi warna-warni layangan yang menari di angkasa.

Uniknya, bukan hanya anak-anak yang memainkannya. Kaum remaja hingga orang dewasa turut larut dalam tradisi ini, menjadikan layangan sebagai medium lintas generasi yang menyatukan.

Lebih dari sekadar hiburan, permainan layangan kini dipandang sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang makin tergerus zaman.

Di beberapa desa, bahkan digelar kompetisi layangan yang menjadi ruang ekspresi kreativitas dan ajang silaturahmi antawarga Kabupaten Majalengka.

"Dari kecil saya memang suka main layangan. Sekarang anak saya juga ikut-ikutan. Ini bukan cuma permainan, tapi sudah jadi bagian dari hidup kami di kampung,” ujar Dapid (35), warga Sindangkasih, Majalengka.

Senada dengan itu, Wida (45), seorang ibu rumah tangga, mengungkapkan rasa senangnya melihat anak-anak bermain layangan secara langsung.

"Daripada terus-terusan main HP, mending mereka main layangan. Lebih sehat dan bisa belajar berinteraksi juga,” ujarnya, Minggu (27/7/2025).

Fenomena ini tak hanya membawa nostalgia, tapi juga menjadi bentuk perlawanan halus terhadap dominasi teknologi yang mulai menjauhkan masyarakat dari interaksi sosial nyata.

Pemerintah dan aparat setempat pun turut mengapresiasi kegiatan ini, sembari tetap mengimbau agar permainan dilakukan di lokasi yang aman, jauh dari jaringan listrik dan area lalu lintas demi menghindari kecelakaan.

Layangan, yang dulu mungkin dianggap sekadar mainan anak kampung, kini menjelma menjadi simbol budaya dan identitas lokal yang mampu bertahan di tengah modernisasi.

Keindahannya di langit Majalengka bukan hanya menciptakan hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan, bahwa tradisi bisa tetap hidup berdampingan dengan kemajuan zaman. (*)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....