Bunga Anggur Brazil Rontok, Pengunjung Sabar Menunggu Kemarau
- 02 Apr 2025 21:37 WIB
- Cirebon
KBRN, Kuningan: Pencinta agro wisata terutama di tempat Anggur Brazil Gentar Desa Teja Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka terpaksa harus menunda hobinya untuk memetik buah langsung dari pohonnya.
Pengelola Agro Wisata Anggur Brazil Gentar, Doktor Deden Purbaya, M.Pd. kepada rri.co.id mengatakan saat ini pohon anggur Brazil yang sudah berbunga harus rontok karena terkena air hujan sehingga buah yang dipetik masih kosong dan hanya bisa untuk dicicipi.
"Kalau hitung-hitungan kemarin pas Ramadhan sih Idul Fitri nih sekarang panen cuma keluar bunga rontok, kita hitung-hitungan yah karena memang dari pas keluarnya bunga sampai ke item itu kurang lebih 25 hari. Jadi awal Ramadhan itu bunganya banyak sepertinya pas Idul Fitri panen, ternyata tidak banyak juga paling beberapa sekitar 1 atau 2 kilogram," ujarnya.

Dirinya mengakui bila saat ini harus mencari buah anggur dalam jumlah yang banyak diatas 2 kilogram, tentu belum bisa dipenuhi, tapi jika untuk mencoba dipastikan tetap ada. Sebab buah anggurnya dalam kondisi ada yang sudah hitam, masih berwarna ungu dan bahkan hijau serta keluar bunga lagi sehingga berbuahnya tidak berbarengan.
Apalagi kini ditambah Deden, ancaman hama yaitu serangan monyet yang memakan buah anggur cukup merepotkan terutama di area perluasan lahan yang dekat dengan hutan. Selain buah anggur yang kosong, produk turunannya seperti jus dan selai habis terjual.
Melihat buah Anggur Brazil yang masih belum merata ini, dirinya telah memberikan informasi tentang kondisi Agro Wisata kepada para pengunjung melalui berbagai platform media sosial sehingga mereka dapat mengetahui keadaan sebenarnya, sebelum melakukan kunjungan. Agro Wisata Anggur Brazil Gentar saat ini lebih ke edukasi wisata diantaranya Kebun, berkeliling ke kebun, membuka pemesanan pohon anggur dan juga paket liwetan.

"Pada momen lebaran dua hari pengunjung yang datang dikisaran 50 hingga 70 orang," ucap Deden mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....