Buka Puasa Cirebon Jadi Tonggak Kolaborasi Pelestari Budaya

  • 15 Mar 2026 22:03 WIB
  •  Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – Momentum bulan Ramadan dijadikan ajang penting untuk memperkuat tali persaudaraan di antara para pelestari budaya di wilayah Ciayumajakuning. Patih Kasepuhan Cirebon sekaligus Ketua Koordinator Benda Pusaka Tosan Aji Ciayumajakuning, Raden Muhamad Subagio, menyelenggarakan acara buka puasa bersama puluhan anggotanya pada Minggu, 15 Maret 2026, di salah satu Rumah Makan Desa Lurah, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon.

Acara yang dihelat dengan suasana hangat ini menghadirkan para kolektor dan pecinta benda pusaka dari berbagai daerah yaitu Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan Ciayumajakuning. Menurut Raden Muhamad Subagio, pertemuan kali ini tidak sekadar kegiatan berbuka bersama belaka, melainkan juga sebagai bentuk syukur dan upaya untuk menjaga kekompakan antaranggota.

"Alhamdulillah, hari ini kami para kolektor se-Ciayumajakuning bisa berkumpul dan berbuka puasa bersama," ucap Raden Muhamad Subagio.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen yang sangat indah karena kebersamaan tersebut dapat meningkatkan kepedulian terhadap benda-benda pusaka Nusantara, baik dalam hal perawatan maupun pelestariannya. Bulan suci Ramadan membawa keberkahan tersendiri yang mampu mempertebal tali silaturahmi antaranggota agar tetap solid dalam menjalankan misi pelestarian budaya.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh Koordinator Pelestari Budaya Nusantara, Raden Wangsa Taruna, yang turut hadir mendampingi Patih Kasepuhan. Ia mengungkapkan rasa bangganya yang mendalam atas keguyuban yang terjalin di antara para pegiat seni dan pusaka di wilayah tersebut.

Dikatakan Raden Wangsa Taruna, Benda pusaka dianggap sebagai identitas bangsa yang memiliki nilai tinggi yang perlu dijaga dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Begitu juga diharapkan para pecinta pusaka tetap menjaga persatuan, selalu kompak, dan konsisten dalam menjaga berbagai warisan leluhur yang ada.

Lebih lanjut ia mengatakan, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat sinergi antar kolektor dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya merawat benda pusaka. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi tonggak awal untuk lebih banyak kolaborasi dalam pelestarian budaya dan benda pusaka di masa mendatang.

"Saya bersama Mamo Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon melihat langsung betapa guyubnya para kolektor di wilayah Cirebon dan sekitarnya," kata Raden Wangsa Taruna menutup.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....