Penjualan Parsel Ramadan Mulai Ramai, namun Belum Alami Lonjakan Penjualan

  • 06 Mar 2026 04:00 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Penjualan parsel menjelang Hari Raya Idulfitri mulai menggeliat meskipun belum menunjukkan lonjakan signifikan. Pelaku usaha mengaku permintaan tahun ini sedikit menurun dibandingkan periode sebelumnya.

Salah satu penjual parsel di Cirebon, Vivi, mengatakan dirinya telah menjalankan usaha tersebut selama tiga tahun terakhir. Ia mengaku hanya berjualan parsel saat momentum Ramadan hingga menjelang Lebaran.

Namun pada tahun ini, ia melihat adanya sedikit penurunan permintaan dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, penurunan tersebut tidak terlalu signifikan.

“Sekarang agak menurun, tapi nggak terlalu jauh,” katanya pada Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menduga kondisi tersebut bukan hanya disebabkan oleh kenaikan harga bahan atau produk di pasaran. Menurutnya, kemungkinan perusahaan sedang melakukan efisiensi anggaran, termasuk untuk pemberian parsel atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada relasi.

“Kayaknya sih bukan masalah harga, mungkin dari perusahaan tersebut efisiensi. Jadi mungkin dia mengurangi budget buat THR,” ujarnya.

Konsumennya sendiri datang dari berbagai kalangan, baik perorangan maupun perusahaan. Permintaan dari perusahaan biasanya dilakukan dalam jumlah yang cukup banyak, “Perorangan ada, perusahaan juga ada,” ucapnya.

Selama musim penjualan Ramadan, ia memperkirakan jumlah parsel yang terjual bisa mencapai lebih dari seribu paket. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari pesanan dan penjualan langsung kepada konsumen.

Ia menjelaskan parsel yang dijual memiliki beragam jenis sesuai kebutuhan konsumen. Mulai dari parsel berisi makanan, parsel kombinasi makanan dan peralatan rumah tangga, hingga parsel yang hanya berisi barang pecah belah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....