Permintaan Meningkat, Harga Kebutuhan Pokok jelang Lebaran Naik
- 05 Mar 2026 22:46 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran kembali menjadi perhatian masyarakat. Kondisi ini dinilai sebagai fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun menjelang hari besar keagamaan.
Pengamat ekonomi Moh. Yudi Mahadianto, SE., MM., MPM., CAP., CTT., ACPA mengatakan kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan sebenarnya bukan hal baru. Menurutnya, fenomena ini sudah menjadi tradisi yang terus berulang setiap tahun.
Ia menjelaskan, meningkatnya permintaan masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok menjadi salah satu faktor utama yang memicu kenaikan harga di pasar. Ketika permintaan meningkat, harga secara otomatis akan mengikuti mekanisme pasar.
“Ketika permintaan banyak maka harga akan naik, itu hukum ekonomi,” ujarnya saat dihubungi RRI pada Kamis, 5 Maret 2026.
Selain meningkatnya permintaan masyarakat, aktivitas pembelian dalam jumlah besar oleh berbagai pihak juga turut memengaruhi harga di pasar. Hal ini membuat stok barang di tingkat pedagang menjadi lebih cepat berkurang.
“Barang dibeli banyak, otomatis ketika permintaan meningkat harga akan naik,” katanya.
Ia menilai pedagang sebenarnya tidak bisa sepenuhnya disalahkan dalam kondisi ini. Sebab, mereka hanya mengikuti mekanisme pasar yang berlaku.
“Kalau pedagang ya saya rasa wajar, karena ketika kebutuhan banyak pasti harga naik,” ucapnya.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok agar tidak terlalu membebani masyarakat. Intervensi pemerintah dinilai sangat dibutuhkan menjelang Ramadan dan Lebaran.
“Bagaimana peran pemerintah ini mengadakan operasi pasar supaya harga bisa distabilkan,” katanya. Dengan langkah antisipasi yang lebih cepat, diharapkan lonjakan harga menjelang Ramadan dapat dikendalikan sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama bulan puasa.