Festival Ramadan 2026, Ratusan UMKM Siap Ramaikan Jalan Siliwangi

  • 18 Feb 2026 19:23 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Festival Ramadan 2026 di Kota Cirebon akan mulai digelar pada Kamis, 19 Februari 2026. Kegiatan ini di digelar sebagai upaya pemerintah daerah mendorong aktivitas ekonomi masyarakat selama bulan suci ramadan 1447 H.

Festival Ramadan 2026 yang dipusatkan di Jalan Siliwangi sepanjang 1,7 kilometer. Kegiatan ini menjadi ruang bagi ratusan pelaku UMKM dan PKL untuk berdaya selama bulan suci Ramadan.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Dr. H. Iing Daiman, S.IP., M.Si., mengatakan festival tersebut merupakan kebijakan Wali Kota Cirebon untuk menghadirkan kebahagiaan bersama di bulan Ramadan. Ia menyebutkan, pemerintah membuka ruang usaha secara terorganisir dengan tetap mengedepankan ketertiban.

“Untuk tahun 2026 ini, Pak Wali Kota memberikan ruang agar para pelaku UMKM dan PKL bisa berbahagia bersama di Ramadan melalui launching Festival Ramadan 2026,” ujarnya dalam dialog Cirebon Menyapa Masyarakat (CMM) Episode 14 yang berlangsung di Zona Melantai Balaikota Cirebon, Rabu 18 Februari 2026. Ia menambahkan, lokasi festival berada di Jalan Siliwangi yang dinilai sebagai kawasan yang strategis.

Menurut Iing, total terdapat 498 tenant yang akan mengisi kawasan tersebut.“Sepanjang 1,7 kilometer, dari depan PGC sampai mendekati perempatan krucuk, untuk pelaku UMKM dan PKL khusus fashion dan kuliner. Luasan lapak dibatasi 2x2 meter,” katanya.

Ia menegaskan, jam operasional festival dimulai pukul 15.00 WIB hingga sahur pukul 04.00 WIB. Setelah jam operasional berakhir, area harus steril dan tidak boleh ada barang dagangan yang ditinggalkan.

“Tidak diperkenankan mengakses listrik secara ilegal, misalnya mengambil dari PJU atau saluran lain. Jika melanggar, tentu akan ada tindakan,” ucapnya.

Selain itu, para pedagang diwajibkan menjaga kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. DKUKMPP bekerja sama dengan dinas terkait untuk memastikan pengelolaan sampah dan pengaturan parkir berjalan tertib.

“Pedagang diharapkan membawa trash bag dan menjaga kebersihan. Ini menjadi ujian bersama, jika berjalan baik maka bisa menjadi legacy dan digelar setiap tahun,” katanya.

Pembagian lokasi lapak dilakukan melalui sistem undian digital guna menjamin objektivitas. “Kami menggunakan sistem undian agar tidak ada pilih-pilih lokasi, semua punya kesempatan yang sama,” ucapnya.

Ia berharap Festival Ramadan 2026 tidak hanya menjadi ajang transaksi ekonomi, tetapi juga momentum kolaborasi dan kebersamaan warga Kota Cirebon. “Mari kita bahagia bersama, jaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban agar ekonomi bisa berdaya dan masyarakat nyaman menjalankan ibadah Ramadan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....