Tetap Tenang Hadapi Pertanyaan Sensitif saat Idul Fitri
- 30 Mar 2025 13:23 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Lebaran merupakan salah satu momen yang tepat untuk bersilaturahmi dengan keluarga. Sayangnya momen silaturahmi yang diharapkan dapat mempererat hubungan kekeluargaan malah menjadi hal yang tidak menyenangkan karena sebuah pertanyaan.
Banyak orang yang merasa terganggu dengan pertanyaan sensitif seputar masalah pribadi, seperti kapan nikah? Kapan punya anak? Atau komentar menyangkut fisik seperti sekarang gemukan ya? Ko kurusan dan lain sebagainya. Psikolog Klinis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wangaya Kota Denpasar, Bali Nena Mawar Sari mengatakan pertanyaan yang dirasa sensitif tersebut sebenarnya adalah pertanyaan yang netral.
"Perlu disadari bahwa pertanyaan-pertanyaan itu adalah netral sebenarnya. Meskipun memang bagi beberapa orang pertanyaan itu dianggap tidak sopan dan melewati batasan," ujar Nena seperti dilansir Antara (Jumat,28/03/2025).
Menurutnya pertanyaan tersebut biasanya muncul dari orang yang tidak mengenal diri anda secara personal. Biasanya orang yang kenal secara personal tidak akan menanyakan hal-hal tersebut karena sudah mengetahui latar belakang dan kondisi emosional anda.
Untuk menanggapi pertanyaan tidak menyenangkan tersebut, Nena menyarankan agar melakukan beberapa hal yakni tersenyum dan menghindar.
"Paling tidak orang tersebut juga tahu bahwa kita tidak nyaman dengan situasi tersebut " katanya.
| Baca juga: Strategi Mengatur Keuangan Selama Ramadhan |
Cara lainnya anda bisa merespon dengan santai dan bercanda "Misalnya, kapan nikah? Ya besok kalau tidak kesiangan," ucapnya.
Agar jawaban anda dapat dipahami oleh orang terdekat, perlu diketahui bahwa terdapat tiga layer relasi dalam hidup, yaitu orang terdekat, orangtua atau keluarga dan Tuhan. Untuk menjawab pertanyaan dari orang terdekat anda bisa merespon dengan senyuman dan minta di doakan.
Jika pertanyaan dari orang tua atau keluarga anda dapat menyampaikan alasan meskipun tidak rinci. Layer ketiga adalah hubungan dengan Tuhan, anda dapat menyerahkan segalanya pada ketetapan Tuhan.
Nena menyampaikan sebagai makhluk sosial saling sapa menyapa dengan keluarga di momen lebaran adalah hal yang wajar. Jangan sampai pertanyaan-pertanyaan yang mengganggu tersebut menghambat kebahagiaan momen idul fitri.
"Saya rasa hal ini (pertanyaan yang dianggap sensitif) jangan sampai menghambat kebahagiaan kita dalam menyambut Hari Raya Lebaran," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....