Spanyol vs Argentina, Final Piala Dunia 2026 Diprediksi Berlangsung Sengit

  • 19 Jul 2026 20:09 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Partai final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina menjadi perhatian pecinta sepak bola dunia. Pertemuan dua kekuatan besar tersebut dinilai akan menyajikan pertandingan sengit karena masing-masing tim memiliki kualitas pemain, strategi, dan peluang yang sama untuk meraih gelar juara.

Ketua Askab PSSI Kabupaten Majalengka, Asep Mulyana Muslim, memprediksi Argentina memiliki peluang lebih besar untuk menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 saat menghadapi Spanyol di partai final. Menurutnya, kematangan tim, pengalaman, dan kedalaman skuad menjadi keunggulan utama Argentina meski pertandingan diperkirakan berlangsung ketat.

Ia mengatakan sejak awal dirinya telah memperkirakan Argentina dan Spanyol akan bertemu di final. "Memang kalau dari segi kualitas tim dan memang ada sosok penting di Argentina, Messi, memang prediksi saya juga Argentina dengan Spanyol," ujarnya kepada RRI Minggu 19 Juli 2026.

Ia menilai laga puncak tersebut menjadi final yang ideal karena mempertemukan kekuatan sepak bola Eropa dan Amerika Latin. Menurutnya, Spanyol memiliki kualitas kompetisi domestik terbaik, sementara Argentina dihuni pemain-pemain yang berkarier di klub-klub elite Eropa.

"Final menurut saya Spanyol dengan Argentina inilah final ideal mempertemukan Amerika Latin dengan Eropa," katanya.

Dari sisi permainan, ia menilai Spanyol berhasil memadukan pemain muda dan senior secara seimbang di bawah arahan pelatih Luis De la Fuente. Kehadiran Lamine Yamal sebagai pemain muda bertalenta dinilai menjadi salah satu kekuatan penting La Furia Roja yang mendapat dukungan penuh dari pemain-pemain seniornya.

Meski demikian, ia tetap mengunggulkan Argentina karena memiliki tingkat kematangan tim yang lebih baik.

"Kalau saya sih melihat memang kematangan tim ada di Argentina. Dengan pelatihnya Lionel Scaloni, Argentina ini menjadi tim yang sulit dikalahkan," ucapnya.

Ia menjelaskan perbedaan gaya bermain kedua tim juga akan menjadi daya tarik final. Menurutnya, Spanyol mengandalkan tiki-taka modern dengan pressing tinggi, sedangkan Argentina lebih efektif melalui transisi cepat dan kreativitas Lionel Messi.

Ia menambahkan faktor mental, pengalaman, dan efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan hasil pertandingan. "Kalau saya, kematangan ada di Argentina. Dipertandingan terakhir gol menit-menit akhir Martinez menjadi pembeda, sementara di Argentina jelas kunci ada di Messi sebagai playmaker, Lautaro sebagai finisher, dan Alvarez," ujarnya.

Menanggapi anggapan mengenai kutukan juara bertahan, Asep menilai hal tersebut masih menjadi misteri dalam sepak bola. "Saya tetap melihat kematangan ada di tim Argentina. Kalau soal itu kan misteri sepak bola, banyak misterinya," katanya.

Di akhir dialog, ia memprediksinya bahwa Argentina akan keluar sebagai juara dengan selisih gol tipis. "Saya lebih lihat kematangan dan mental ada di Argentina. Tidak akan jauh beda selisihnya, mungkin 1-0 atau 2-1," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....