Punya Misi Syiar Islam, Mohamad Abdu Rokhim Wakili RRI Cirebon di Final PTQ 2026

  • 27 Feb 2026 11:11 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Ajang Pekan Tilawatil Quran (PTQ) ke-55 tahun 2026 yang digelar di seluruh satuan kerja RRI menjadi momentum membanggakan bagi RRI Cirebon. Perwakilannya, Mohamad Abdu Rokhim, berhasil lolos ke tingkat nasional pada cabang Tartil Sensorik Netra dan akan melaju ke tahap selanjutnya di Jakarta.

Keberhasilan tersebut disambut rasa syukur dan haru oleh Abdu Rokhim yang mengaku tidak menyangka bisa melangkah hingga babak final nasional. Ia menuturkan bahwa keikutsertaannya dalam ajang ini dilandasi niat sederhana untuk berdakwah melalui bacaan Al-Quran. “Ya, mendasarinya sih ingin ini aja, apa, siar gitu untuk menyebarkan siar Islam. Menebarkan siar Islam,” ujarnya kepada RRI, Kamis, 26 Februari 2026.

Abdu Rokhim menjelaskan, proses belajarnya membaca Al-Quran Braille dimulai sejak kecil saat menempuh pendidikan di SLB. Ia mengaku pertama kali mengenal dan mempelajari Arab Braille dari buku panduan, kemudian mendapat bimbingan langsung dari guru ketika bersekolah di SLB ABC Wathaniyah Arjawinangun.

“Alhamdulillah, kalau untuk belajar Arab Braille, saya dari buku awalnya, dari buku panduan Arab Braille. Tapi kalau mengajarkan Braille sendiri sih memang alhamdulillah diajar oleh guru saya ketika saya sekolah di SLB waktu kecil gitu. Dulu awalnya di Sekolah.” ucapnya.

Ia mengaku mengetahui informasi lomba PTQ RRI dari iklan yang disiarkan RRI, hingga akhirnya memutuskan untuk mendaftar pada cabang Tartil Sensorik Netra. Setelah melalui proses pengambilan video dan penilaian di tingkat pusat, Abdu Rokhim dinyatakan lolos ke tahap final nasional.

“Saya tau lomba PTQ dari iklan RRI. Saya di cabang Tartil Sensorik Netra. Alhamdulillah, kemarin sudah take video di sini, kemudian alhamdulillah sudah dilombakan dan sudah keluar nilainya. Ya juga kaget banget dan ya bahagia sekali gitu mendengar informasi ini," ucapnya.

Keikutsertaan dalam PTQ RRI 2026 menjadi pengalaman pertamanya di ajang tersebut, meskipun sebelumnya ia kerap mengikuti MTQ di tingkat kabupaten hingga provinsi. Ia juga pernah mengikuti lomba baca Al-Quran Braille dalam berbagai kesempatan sebagai bagian dari upaya menebarkan syiar Islam.

“Baru. Baru pertama. Alhamdulillah ya. Kalau kecil seringnya MTQ di kabupaten, itu pernah beberapa kali ke provinsi. Alhamdulillah. Ya kalau ada event kemudian dipanggil oleh kecamatan ya diikutsertakan ya ikut. Kalau di RRI baru pertama. Ya pernah juga ikut lomba baca Al-Quran Braille gitu kan. Ikut ya. Tujuannya untuk menebar syiar Islam aja,” katanya menuturkan.

Menjelang grand final di Jakarta, Abdu Rokhim mengaku terus melakukan persiapan dengan memperbanyak latihan dan memohon doa dari masyarakat. Ia berharap dapat memberikan penampilan terbaik sekaligus menginspirasi sesama tunanetra untuk terus semangat belajar Al-Quran.

Rekomendasi Berita