Busi Iridium vs Busi Biasa, Ini Kelebihan dan Perbedaanya

  • 06 Sep 2024 13:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Busi merupakan salah satu komponen mobil yang memiliki peran penting untuk memercikkan api pada sistem pengapian mesin mobil. Berdasarkan materialnya, busi dibagi menjadi 3 macam yaitu busi biasa, platina, dan busi iridium. Jika dilihat sepintas ketiga macam busi tersebut terlihat hampir sama, namun jika dilihat secara detail ketiga busi tersebut memiliki perbedaan.

Pada kebanyakan pemilik kendaraan, mungkin diantaranya masih ada yang belum tahu, apa kelebihan busi iridium dibandingkan busi biasa atau busi nikel? Hal tersebut memang bukan tanpa alasan juga. Pasalnya, di pasaran busi iridium dijual d engan harga yang lebih mahal dibandingkan busi biasa. Lantas apa perbedaan busi iridium mobil dengan busi lainnya? Dilansir dari laman daihatsu.co.id, Berikut penjelasan kelebihan dan perbedaan dari keduanya.

1. Material busi yang berbeda

Perbedaan yang mudah Anda kenali dari kedua busi tersebut, bisa Anda lihat dari material busi. Pada umumnya, semua pabrikan mobil menggunakan busi biasa (ujung busi bermaterial tembaga). Namun, penggunaan busi biasa yang dinilai kurang memuaskan oleh para pengguna mobil saat berakselerasi. Hingga akhirnya dibuatlah busi platina (busi dengan ujung elektroda platinum), dan busi iridium. Ini menjadi salah satu keunggulan busi iridium mobil dibandingkan dengan busi biasa. Sehingga Anda bisa membedakan kedua busi tersebut dengan mudah hanya dengan melihat dari materialnya.

2. Ujung inti elektroda berbeda

Perbedaan selanjutnya bisa Anda lihat dari bentuk ujung elektroda busi. Pada busi iridium, bagian pusat ujung elektroda berbentuk runcing. Sedangkan pada busi platina, ujung pusat elektroda sedikit meruncing, dan pada busi biasa bagian pusat ujung elektroda sedikit tumpul dan bentuknya kecil.

3. Durabilitas setiap busi berbeda

Perbedaan selanjutnya bisa dilihat dari durabilitasnya. Kelebihan busi iridium mobil bisa dibilang lebih baik durabilitasnya daripada busi biasa. Umur busi iridium mobil dapat bertahan hingga pemakaian jarak tempuh mobil mencapai 100.000 km. Sedangkan untuk busi biasa dan busi platina harus diganti setiap mobil menempuh jarak sejauh 20.000 km hingga 40.000 km (tergantung pemakaian).

4. Tenaga yang dihasilkan berbeda

Busi iridium diklaim mampu mendongkrak performa mesin hingga 3% lebih kencang daripada performa menggunakan jenis busi biasa atau platina. Hal tersebut terjadi karena busi iridium sangat tahan panas, dan mampu menghasilkan percikan api yang lebih merata tanpa perlu dialiri arus listrik yang besar. Sehingga kemampuan akselerasi mobil yang menggunakan busi iridium lebih baik daripada busi lainnya.

5. Harganya berbeda

Memang banyak sekali kelebihan dari busi iridium pada mobil ini, namun ada juga kekurangan dari busi ini, yaitu pada harga yang lebih mahal. Harga busi iridium terbilang lebih mahal dibandingkan dengan harga busi biasa dan platina. Hal tersebut karena material busi iridium dibilang lebih baik daripada jenis busi lainnya. Busi iridium bisa dibilang mampu menahan panas hingga mencapai 2000 derajat celcius. Sedangkan busi biasa hanya mampu menahan panas hingga mencapai 1.085 derajat celcius. Dan busi platina hanya mampu menahan panas hingga suhu 1.313 derajat celcius atau 21% lebih baik daripada busi biasa. Selain itu, material busi iridium lebih awet, dan anti karat dibandingkan busi biasa yang mudah korosi. Mengingat banyaknya keuntungan yang didapatkan dari busi iridium, pantas saja jika busi iridium lebih mahal. Harga busi iridium di pasaran dijual dengan harga mulai dari Rp100.000 hingga Rp150.000 per busi. Sedangkan busi biasa dengan material tembaga di jual dengan harga mulai Rp15.000 hingga Rp20.000.

Nah, setelah mengetahui perbedaannya, apakah Anda ingin beralih menggunakan busi iridium atau tetap menggunakan busi biasa? Jawabannya tentu Anda yang menentukan ya. Perlu diingat selalu, untuk pastikan Anda selalu rutin mengecek bagian busi mobil, jangan sampai kotor atau aus karena dapat membuat sistem pengapian mesin tidak stabil, boros bahan bakar, hingga mesin mobil mati secara mendadak.

(Sumber: daihatsu.co.id)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....