Ban Motor Dual Purpose, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

  • 22 Agt 2024 14:00 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Belakangan ini motor custom di Indonesia makin banyak digandrungi, maka tidak heran jika banyak orang yang memilih untuk mengutak atik kendaraannya sendiri. Tidak sekedar mesin dan membuat tampilan jadi lebih keren tetapi juga fungsinya. Dari sekian banyak kompenen yang mulai dimodifikasi pada motor custom, adalah ban motor salah satu yang juga sering diganti. Kebanyakan dari mereka para pemilik motor seringkali memanfaatkan ban dual purpose supaya kendaraannya nyaman digunakan di dua jenis jalan yaitu on road maupun off road. Sekilas ban dengan dua fungsi ini sangat menguntungkan.

Meski demikian untuk anda yang belum paham terkait dengan ban motor dual purpose ini, sebaiknya kenali dulu kelebihan dan kekurangannya. Mengapa demikian? Ya karena agar anda kelak tidak akan kecewa nantinya setelah diganti dan ternyata kurang nyaman untuk dikendarai. Sebelum anda mencarai tau kelebihan dan kekurangan dari ban motor dual purpose ini, ada baiknya kita mengenal terlebih dulu apa itu ban motor dual purpose.

Dilansir dari laman suzuki.co.id, Penggemar ban yang memiliki kemampuan ganda ini cukup meningkat beberapa tahun terakhir ini. Namun sebenarnya apa itu ban dual purpose? Meskipun banyak yang menyarankannya, tidak banyak juga yang benar-benar paham. Secara fisik, ban ini memiliki bentuk yang lebih tinggi sehingga akan meningkatkan ketinggian motor.

Tak hanya itu saja, tetapi kembangannya lebih banyak dan berbentuk kotak beraturan. Tujuannya adalah supaya tanah, lumpur dan kerikil bisa masuk ke celah kembangan. Selain itu bentuk kembangan lebih lebar akan mempermudah untuk melintasi jalan beraspal. Berbeda dengan kembangan ban untuk offroad yang cenderung lebih besar. Ketika dipasang maka akan menciptakan tampilan motor jadi lebih keren. Selain dari bentuknya, kemampuan dari ban ini juga dipengaruhi oleh bahannya. Material yang digunakan untuk membuat ban memungkinkan untuk digunakan pada dua jenis jalan.

Ketika digunakan, ban dual purpose tidak akan terlalu terasa jika Anda sering melintasi jalan aspal atau on road. Rasanya mirip dengan menggunakan ban on road biasa, tapi Anda akan merasakan kenyamanan yang lebih ketika melewati jalanan off road. Jika menggunakan ban ini Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk mengganti velg. Ukuran velg yang dibutuhkan untuk memasang ban ini bervariasi mulai dari 10 inci, 12 inci, sampai 21 inci. Soal harga juga bervariasi tergantung apakah ingin membeli produk keluaran lokal atau tipe impor. Khusus ban pabrikan lokal harganya kisaran mulai dari Rp190.000,- sampai Rp400.000,-. Sedangkan untuk ban dual purpose impor harganya mulai dari Rp1.200.000,-.

Lantas apakah ban lebih awet digunakan? Jika dibandingkan dengan ban biasa, kedalaman dari ban lebih baik dibandingkan dengan ban biasa. Hanya saja untuk keawetan tergantung pada bagaimana cara pemakaiannya. Jika Anda bisa menjaga tekanan udara dalam ban lebih stabil atau sesuai serta jarang melakukan pengereman dengan keras, maka ban akan lebih awet.

Pemilihan ban untuk motor harus dipertimbangkan sejak awal karena ban digunakan setidaknya selama tiga tahunan. Biasanya penggantian ban dengan dua kegunaan ini dilakukan untuk motor bebek biasa dan matik. Tidak cocok jika motor sport diganti menggunakan ban dual purpose karena dari ukuran ketinggian motor kurang sesuai. Nah bagi Anda yang berencana untuk mengganti ban, sebaiknya perhatikan kelebihan dan kekurangan dari ban jenis ini. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan yang wajib diperhatikan.

1. Lebih Nyaman Digunakan di Berbagai Medan

Bagi Anda yang sering melintasi area yang berbatu atau jalanan buruk sekaligus jalanan aspal, ban dual purpose ini menjadi solusi yang paling tepat. Baik itu jalanan rusak dan kurang mulus maupun jalanan rata semua bisa dilalui oleh ban ini. Anda akan merasa lebih nyaman dibandingkan menggunakan ban on road biasa. Jadi walaupun jalanan kurang ramah, kendaraan tak masalah jika harus melintasinya. Kelebihan ini karena didukung dengan motif ban kembangan lebar sehingga lebih sigap.

2. Ban Tidak Cepat Aus

Material yang digunakan sudah pasti berkualitas sehingga berbeda dengan ban on road. Karena materialnya yang spesial inilah usia pakai ban lebih panjang dan tidak cepat aus walaupun Anda sering menggunakannya. Anda tak perlu takut lagi melewati segala jenis medan dan harus memperhatikan terus menerus apakah ban lebih cepat gundul.

3. Lebih Mudah Bermanuver di Tikungan

Kekuatan yang dihasilkan ban dual purpose lebih baik dibandingkan dengan ban on road. Oleh karena itu Anda akan merasa lebih nyaman ketika melakukan manuver di tikungan. Anda akan merasa lebih halus dan kekuatannya cukup baik. Tak masalah jika Anda harus berjalan kencang di atas aspal yang halus atau jalanan yang tidak rata. Ban akan membuat motor lebih nyaman untuk dikendarai.

4. Cengkeraman yang Masih Kurang

Selain kelebihan, ada juga kekurangan yang dimiliki oleh ban jenis ini. Kekuatan cengkramannya akan lebih kurang dibandingkan ban on road. Anda sebaiknya jangan terlalu miring ketika melewati tikungan. Karena daya cengkraman yang rendah akan membahayakan keselamatan dan riskan terjadi kecelakaan. Selain di tikungan, Anda juga berhati-hati saat melewati jalan tanjakan atau terjal di jalanan beraspal yang halus.

5. Tidak Tepat untuk Motor Sport

Satu lagi kekurangan yang tidak boleh dilewatkan adalah jangan ganti ban motor sport Anda dengan ban dual purpose ini. Karena soal ketinggian dan fungsinya ban tidak bisa optimal digunakan. Ditambah lagi desain dual purpose ini lebih menonjol sehingga tidak akan pas dengan semua jenis motor sport.

Selain mengenali plus minusnya, Anda juga harus memperhatikan bagaimana cara perawatannya. Jika ingin ban motor baru lebih awet, seperti selalu sesuaikan tekanan angin serta rutin mengecek ketebalan kembangan pada ban. Semoga artikel ini bermanfaat.

(Sumber: suzuki.co.id)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....