Inilah Ciri-Ciri Oli Palsu yang Harus Diwaspadai

  • 09 Mei 2025 13:38 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Semakin maraknya peredaran oli palsu di pasaran bisa sangat merugikan pemilik sepeda motor. Oli yang seharusnya melindungi komponen mesin malah membuat kerusakan. Lebih tepatnya, oli berguna untuk melumasi komponen serta partikel-partikel di dalam mesin suatu kendaraan, sehingga kinerjanya bisa lebih enteng. Semakin enteng kinerjanya, semakin cepat kerja yang dilakukan mesin. Setiap mesin umumnya membutuhkan spesifikasi oli yang berbeda-beda satu sama lain. Untuk menghindari bahaya dari penggunaan oli palsu, konsumen yang cerdas sudah saatnya lebih waspada mengenali ciri-cirinya.

Dilansir dari akastra.id Bagi pengguna kendaraan yang masih awam mengenai oli, berikut ciri-ciri oli palsu:

1. Ada Kejanggalan Pada Tutup Botol Oli

Jika anda ingin membeli oli kendaraan, hal pertama yang harus anda lakukan adalah memeriksa botol oli. Perhatikan bahwa setiap produsen minyak memproduksi kemasan dengan tutup botol sekali pakai. Selain itu, pabrikan ini juga menawarkan seal untuk mengunci botol oli. Jika tutup botol minyak yang anda beli ada yang tidak rata, seperti tutupnya tidak tertutup atau berlubang, maka kemungkinan besar oli tersebut tidak asli alias palsu. Tutup botolnya juga tidak ada segelnya dan bisa dipastikan oli tersebut palsu.

2. Label Oli Kusam dan Tidak Punya Stiker Hologram Khusus

Anda juga harus memperhatikan label botol oli. Label pada oli palsu cenderung terlihat kusam karena menggunakan botol bekas. Ada juga penjual oli nakal yang menggunakan kertas stiker murah untuk label. Ini juga termasuk ciri-ciri oli palsu. Oli asli memiliki stiker hologram khusus yang ditempel oleh produsen. Minyak palsu sebenarnya tidak memiliki label ini.

3. Botol Oli Penyok atau Ada Goresan

Bagian selanjutnya yang perlu diperhatikan sebelum membeli oli adalah bentuk botolnya. Penjual oli nakal biasanya menggunakan botol bekas yang tergores atau penyok. Siapapun yang biasa membeli oli pasti bisa membedakan oli asli dan palsu dari bentuk botolnya. Apalagi masyarakat awam harus sering melihat bentuk botol oli aslinya agar tidak salah membeli nantinya.

4. Nomor Produksi Pada Kemasan Oli Tidak Ada atau Tidak Sesuai

Anda juga dapat memeriksa nomor produksi pada kemasan oli untuk mengidentifikasi oli palsu. Pada setiap kemasan oli selalu terdapat nomor ini, seperti produk lain pada umumnya. Umumnya nomor produk oli terdapat di dua tempat, yaitu pada botol dan pada tutup botol. Nomor produk harus sama dan ada di kedua lokasi. Anda dapat memeriksa dan membandingkan nomor produk sebelum membeli. Jika tidak ada nomor produk sama sekali atau terdapat nomor berbeda pada botol dan tutupnya, maka dipastikan oli tersebut palsu.

5. Tercium Bau Gosong dan Warna Oli Keruh

Hal lain yang perlu diperiksa adalah bau dan warna oli. Masih ada pembeli oli yang belum mengetahui hal ini. Salah satu ciri oli asli adalah warnanya yang bening dan agak kekuningan. Untuk aromanya sendiri umumnya wangi dan minyaknya tidak berbau aneh. Oli palsu tentu saja sebaliknya, warnanya keruh dan berbau gosong. Penjual oli palsu biasanya menggunakan oli bekas yang berwarna keruh dan biasanya berwarna hitam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....