Alcaraz Raih Gelar Juara Japan Open
- 06 Okt 2026 20:56 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Petenis asal Spanyol, Carlos Alcaraz, sukses menundukkan Jiri Lehecka di babak final Japan Open untuk meraih gelar individu pertamanya sejak Februari. Usai absen empat setengah bulan akibat cedera pergelangan tangan, Alcaraz bangkit dari awal yang kurang mulus hingga menang 7-6, 6-4.
Dilansir dari The Guardian, Selasa 6 Oktober 2026, kemenangan di Tokyo ini menjadi gelar berturut-turut kedua bagi Alcaraz di ibu kota Jepang meski performanya sempat pasang surut selama turnamen. Kepada Sky Sports, Alcaraz mengaku sangat bahagia bisa kembali mengangkat trofi, terlebih gelar ini terasa makin istimewa setelah masa pemulihan cederanya.
Alcaraz mengungkapkan bahwa pekan tersebut terasa berat karena ia belum menemukan level permainan terbaiknya di setiap pertandingan. Namun, ia merasa senang karena berhasil menemukan solusi terbaik di lapangan dan menampilkan permainan paling konsisten pada laga pamungkas.
Jiri Lehecka yang menempati peringkat 19 dunia sebenarnya tampil lebih tajam di awal laga dan sempat memimpin kedudukan 3-1. Alcaraz kemudian mengejar hingga skor imbang 3-3 sebelum akhirnya mengamankan tie-break dengan merebut lima poin beruntun dari posisi tertinggal 2-4.
Pada set kedua, Alcaraz melakukan manuver krusial di gim ketujuh dengan mematahkan servis lawan untuk unggul 4-3 hingga akhirnya mengunci kemenangan. Petenis muda itu tampak sangat puas usai memastikan gelar juara di turnamen ketiganya sejak kembali berkompetisi di arena tenis.
Sebelum mengalami cedera pergelangan tangan, Alcaraz mengawali musim ini dengan sangat gemilang melalui raihan gelar Grand Slam ketujuhnya di Australian Open. Pencapaian di Australia tersebut sekaligus melengkapi koleksi Career Grand Slam miliknya sebelum ia kembali mengangkat trofi di Doha.
Di saat Alcaraz merayakan kebangkitannya, petenis papan atas Jannik Sinner justru menyampaikan kabar kurang menyenangkan terkait kondisi fisiknya. Sinner mengonfirmasi pada hari Selasa bahwa dirinya harus absen dari seluruh sisa kompetisi pada musim 2026 akibat cedera lutut.
Berdasarkan saran tim medis, Sinner harus menjalani serangkaian perawatan intensif untuk mengatasi peradangan pada bagian lututnya. Keputusan tersebut diambil agar ia memiliki waktu pemulihan yang cukup sebelum memulai persiapan menghadapi musim kompetisi 2027.
Pihak manajemen memastikan bahwa Sinner tidak akan bertanding lagi di sisa turnamen pada musim 2026 demi menjaga kesehatan jangka panjangnya. Keputusan fokus pada pemulihan total ini diambil agar sang petenis dapat kembali tampil maksimal di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....