Futsal Pelajar Jabar Unjuk Kualitas di Hisense Cup

  • 13 Apr 2026 23:24 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan - Ajang Hisense Cup 2026 yang digelar pada 8–12 April 2026 menghadirkan persaingan sengit antar sekolah dari berbagai daerah di Jawa Barat. Namun, dalam turnamen tahun ini, Kabupaten Kuningan tercatat tidak mengirimkan perwakilan atlet futsal pelajar.

Kompetisi tetap berlangsung kompetitif dengan dominasi tim-tim dari kota besar yang memiliki sistem pembinaan lebih matang. Sejumlah sekolah menunjukkan performa konsisten sejak babak penyisihan hingga partai final.

Presiden Proton FC, Thony Indra Gunawan, menilai turnamen ini menjadi ruang penting bagi pengembangan futsal usia dini di berbagai daerah.

“Ini bagian dari upaya mengembangkan futsal Indonesia, termasuk membuka peluang bagi daerah untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya kepada RRI, Selasa, 14 April 2026.

Senada, Branch Manager West Java Hisense Indonesia, Rendra Firman, berharap ajang ini mampu memperluas jangkauan pembinaan atlet muda.

“Kami berharap kompetisi ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak daerah,” katanya.

Pada hasil akhir, SMPN 51 Bandung keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih SMPN 1 Kota Tasikmalaya, disusul MTS Persis 76 Tarogong di peringkat ketiga, dan MTS Darussalam di posisi keempat.

Kategori individu juga diumumkan, di antaranya Masri dari SMPN 51 Bandung sebagai pelatih terbaik, Giza Fitra Anugerah dari MTS Darussalam sebagai pencetak gol terbanyak, Bill Hifzhi Mawla Azzujall dari SMPN 1 Kota Tasikmalaya sebagai pemain terbaik, serta Adli dari SMPN 51 Bandung sebagai kiper terbaik.

Selain pertandingan utama, turnamen ini turut menghadirkan laga eksibisi atlet tunarungu sebagai bagian dari dorongan terhadap olahraga inklusif. Kehadiran legenda futsal nasional, Bambang Bayu Setiaji, juga menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta.

Absennya Kabupaten Kuningan dalam Hisense Cup 2026 menjadi catatan tersendiri di tengah upaya pemerataan pembinaan olahraga pelajar di Jawa Barat. Ke depan, partisipasi daerah diharapkan semakin merata agar kompetisi berjalan lebih inklusif dan kompetitif.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....