Perjuangan Akbar Mardiansyah Cetak Atlet Disabilitas

  • 05 Apr 2026 13:26 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon – Semangat juang menjadi peluang nyata ditunjukkan Ketua NPCI Majalengka sekaligus Owner Lifter Gym, Akbar Mardiansyah. Ia terus berkomitmen membangun prestasi olahraga angkat berat, khususnya bagi atlet disabilitas di daerahnya.

Dalam perbincangan di program Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Cirebon, Akbar mengungkapkan dirinya tetap menjalani latihan rutin meski di akhir pekan. Intensitas latihan bahkan mencapai lima hari dalam sepekan dengan durasi satu hingga dua jam setiap sesi.

Akbar menjelaskan bahwa latihan intensif dilakukan sebagai bentuk persiapan menghadapi kompetisi yang akan digelar pada November mendatang. “Untuk berkompetisi itu kan beda dengan hanya untuk menjaga kebugaran, jadi kita harus maksimal untuk persiapan kompetisinya,” ujar Akbar kepada RRI Sabtu, 4 April 2026.

Perjalanan karier Akbar sebagai atlet dimulai sejak tahun 2014 saat masih berkuliah. Ia berhasil meraih juara kedua tingkat Jawa Barat di awal kariernya dan terus menorehkan prestasi di berbagai kejuaraan nasional hingga 2019.

Namun, pada 2020 ia mengalami cedera bahu kiri saat mempersiapkan diri menuju ajang nasional. Kondisi tersebut membuatnya harus mengalihkan peran dari atlet menjadi pelatih di ajang Peparnas Papua 2021.

Meski sempat terpuruk, Akbar justru menemukan peluang baru sebagai pelatih dan dipercaya menangani atlet Jawa Barat. “Cedera saya tidak kunjung pulih dan akhirnya saya memutuskan untuk menjadi pelatih, dan alhamdulillah atlet binaan saya bisa meraih medali di tingkat nasional,” ucapnya.

Setelah kembali ke Majalengka, Akbar melihat minimnya regenerasi atlet angkat berat, terutama dari kalangan disabilitas. Ia pun mulai merekrut dan melatih atlet baru sejak 2022 untuk memperkuat pembinaan di daerah.

Upaya tersebut membuahkan hasil dengan lahirnya atlet-atlet baru yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. “Ketika saya memilih menjadi pelatih, saya yakin akan ada lebih banyak atlet angkat berat di Majalengka, dan alhamdulillah sekarang sudah terbukti,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....