Atlet NPCI Sumbang Emas Di ASEAN Para Game

  • 26 Jan 2026 22:52 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Kuningan – Atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) asal Kabupaten Kuningan berhasil meraih medali emas pada ajang ASEAN Para Games ke-13 Tahun 2026 di Nakhon Ratchasima, Thailand. Kabar membanggakan ini disampaikan Bupati Dian saat menjadi pembina apel pagi di Halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan Senin, 26 Januari 2026.

Dalam arahannya, Bupati menyebut prestasi tersebut menjadi kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kuningan karena telah mengharumkan nama daerah di tingkat internasional. Bupati Dian Rachmat Yanuar pun menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan prestasi.

“Saya sampaikan berita gembira. Terima kasih, kemarin saya mendapat kabar bahwa atlet NPCI asal Kabupaten Kuningan berhasil mendapatkan medali emas pada ajang bergengsi ASEAN Para Games di Thailand. Kebetulan waktu itu saya melepas keberangkatannya, melihat latihannya, dan memang terlihat spirit serta semangatnya yang luar biasa,” ujar Bupati Dian.

Bupati juga meminta agar penyambutan atlet segera dipersiapkan sebagai bentuk penghargaan daerah terhadap capaian yang diraih.

“Nanti tolong diacarakan dan dipersiapkan penyambutannya, karena ini telah menorehkan prestasi dan mengharumkan nama Kuningan di mata internasional. Kita ambil spiritnya; di tengah keterbatasan, mereka mampu menorehkan prestasi. Semoga ini menjadi inspirasi bagi kita semua,” lanjutnya.

ASEAN Para Games 2026 yang berlangsung pada 20–26 Januari 2026 diikuti oleh 10 negara Asia Tenggara. Pada ajang ini, Indonesia menutup kompetisi sebagai runner-up klasemen akhir, berada di bawah tuan rumah Thailand, sekaligus melampaui target perolehan medali emas dari pemerintah pusat. Pada ajang tersebut, Kabupaten Kuningan tercatat mengirimkan tiga atlet, namun mampu menyumbangkan empat medali emas untuk Indonesia.

Tiga atlet NPCI asal Kuningan tersebut yaitu: Dheva Anrimusthi (para bulu tangkis), Hilman Wilastra (para angkat berat/powerlifting)Insan Nurhaida (para atletik) dan Dheva Anrimusthi Dominasi Bulu Tangkis SU5.

Atlet para bulu tangkis kelas SU5, Dheva Anrimusthi, tampil sebagai bintang utama. Ia menyapu bersih Dua medali emas. Pada final tunggal putra SU5, Dheva menundukkan rival beratnya asal Malaysia, Cheah Liek Hou, dengan skor 21-19, 21-15. Kemenangan ini menegaskan dominasi Dheva di kawasan Asia Tenggara sekaligus mematahkan rivalitas panjang yang selama ini mewarnai panggung internasional.

Sementara itu, Hilman Wilastra, atlet para angkat berat kelas 54 kg putra, mempersembahkan emas lewat angkatan terbaik 167 kilogram. Angkatan tersebut setara lebih dari tiga kali berat badannya dan tak mampu disaingi atlet-atlet dari Vietnam, Filipina, maupun Timor Leste.

Keberhasilan Hilman menjadi bukti efektivitas pembinaan kekuatan dan manajemen berat badan yang dijalaninya selama pemusatan latihan nasional. Medali emas keempat disumbangkan oleh Insan Nurhaida dari cabang para atletik nomor lari 400 meter putri klasifikasi T36. Insan tampil dominan dan mampu menjaga stabilitas lari hingga garis finis, mengungguli pesaing-pesaingnya di nomor yang dikenal sangat menguras fisik tersebut.

Kepala Bagian Umum Sekretariat DPRD Kabupaten Kuningan selaku Ketua NPCI Kabupaten Kuningan Wibawa Gumbira menyampaikan capaian ini menjadi bukti pembinaan atlet berbasis daerah mampu menghasilkan prestasi internasional. Prestasi ASEAN Para Games 2026 ini sekaligus menjadi modal penting bagi Kabupaten Kuningan dalam menatap agenda pembinaan dan kompetisi olahraga disabilitas berikutnya, termasuk Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) Jawa Barat 2026.

“Dengan keterbatasan sumber daya, kami fokus pada pembinaan atlet potensial. Hasil di Thailand ini menunjukkan bahwa strategi tersebut berjalan efektif,” ujar Wibawa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....