Atlet Kuningan Sumbang Dua Emas ASEAN Para Games

  • 24 Jan 2026 20:04 WIB
  •  Cirebon

RRI. CO. ID, Kuningan - Prestasi membanggakan ditorehkan para atlet disabilitas asal Kabupaten Kuningan yang sukses mengharumkan nama Indonesia pada ajang internasional di Thailand. Melalui cabang olahraga angkat berat dan atletik, atlet-atlet Merah Putih menunjukkan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dunia.

Salah satu capaian gemilang datang dari Hilman Wilastra, atlet angkat berat asal Desa Ciherang, Kecamatan Kadugede. Pada ajang Asian Para Games (APG) Thailand, Hilman berhasil meraih medali emas setelah mengangkat beban seberat 167 kilogram di kelas 54 kilogram, mengungguli atlet dari Vietnam, Filipina, dan Timor Leste.

Selain Hilman, atlet asal Kuningan lainnya, Insan Nurhida, juga menyumbangkan prestasi membanggakan. Insan sukses mempersembahkan medali emas pada nomor lari 400 meter T36 cabang atletik. Atlet dengan disabilitas cerebral palsy tersebut tampil konsisten dan menjadi salah satu penyumbang poin penting bagi kontingen Indonesia.

“Perasaannya senang dan terharu bisa membawa harum nama Indonesia, serta membuat bangga orang tua, khususnya ibu saya, dan juga para pelatih,” ujar Hilman saat dihubungi melalui sambungan seluler, pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Tidak hanya di level internasional, prestasi atlet disabilitas Kuningan juga terlihat pada ajang nasional. Pada Peparnas Solo 2024, Hilman menyumbangkan satu medali emas dan satu medali perak di cabang angkat berat. Sebelumnya, pada Peparda 2022, ia juga mencatat prestasi di cabang atletik dengan meraih dua medali emas pada nomor lari 100 meter dan 200 meter.

Keberhasilan para atlet tersebut tidak lepas dari kedisiplinan latihan dan dukungan lingkungan. Para atlet disabilitas Kuningan rutin menjalani latihan intensif di GOR Pandapa, Kuningan, bahkan kerap berlatih bersama atlet non-disabilitas guna menjaga performa dan mental bertanding.

Hilman menyebut dukungan sesama atlet menjadi motivasi besar dalam perjalanannya menekuni dunia olahraga prestasi.

“Dukungan dari teman-teman sesama atlet disabilitas membuat saya semakin yakin. Keterbatasan fisik bukan alasan untuk berhenti berprestasi,”katanya.

Capaian di Thailand menjadi modal penting bagi para atlet untuk terus mengumpulkan poin dan pengalaman menuju agenda internasional berikutnya, termasuk Asian Para Games Jepang 2026.

Sebagai pesan bagi penyandang disabilitas lainnya, Hilman menegaskan bahwa kesempatan untuk berprestasi terbuka lebar bagi siapa pun yang mau berjuang.

“Jangan berkecil hati dengan keterbatasan fisik. Kita juga bisa membuktikan prestasi dan bersaing di level tertinggi,” ucapnya.

Sementara itu, hingga hari keempat pelaksanaan ASEAN Para Games 2025 Thailand, Kontingen Indonesia berhasil mencapai target dengan perolehan 82 medali emas, menunjukkan konsistensi serta semangat juang tinggi para atlet disabilitas Tanah Air di pentas regional dan internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....