Runfest Majalengka, PASI: Isu di Medsos Tak Benar

  • 18 Okt 2025 14:52 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Majalengka: Panitia teknis kegiatan Kadin Majalengka Runfest 2025 memberikan klarifikasi resmi terkait sejumlah isu yang beredar di media sosial mengenai pembagian honor dan konsumsi bagi para petugas kegiatan.

Klarifikasi ini disampaikan oleh Yanto Bendi, pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Majalengka, sebagai bentuk tanggung jawab dan transparansi kepada seluruh pihak yang terlibat.

Menurut Yanto, adanya perbedaan nominal honor antar petugas bukan merupakan bentuk ketidakadilan, melainkan hasil dari penyesuaian terhadap tugas, tanggung jawab, serta fungsi masing-masing individu.

"Sejak awal, panitia memang telah menetapkan adanya perbedaan, baik dari segi seragam, beban kerja, maupun tanggung jawab. Jadi, tidak benar jika semua petugas menerima jumlah honor yang sama," katanya, Sabtu (18/10/2025).

Ia juga menambahkan bahwa sebagai bentuk profesionalisme kegiatan ini tak hanya melibatkan panitia berasal dari PASI Majalengka, melainkan juga termasuk dari PASI Jabar.

Bahkan, sebagian besar personel merupakan relawan (volunteer) yang direkrut secara online. Jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan panitia dari PASI. Banyak di antaranya bertugas sebagai marshal dan tenaga teknis di lapangan.

Terkait isu konsumsi, Yanto menjelaskan bahwa makanan sebenarnya telah disiapkan panitia sejak pukul 09.00 WIB. Namun, terjadi miskomunikasi informasi di lapangan yang menyebabkan sebagian petugas tidak mengetahui lokasi distribusi makanan.

"Makanan sudah tersedia sejak pagi. Hanya saja, ada kendala koordinasi sehingga beberapa rekan tidak mengetahui tempatnya. Tidak benar jika makanan disembunyikan atau kurang diperhatikan," ujarnya.

Selain itu, Yanto juga memastikan bahwa unggahan yang sempat beredar di media sosial, khususnya Facebook, bukan berasal dari anggota PASI.

"Setelah kami telusuri, informasi yang beredar di media sosial itu bukan dari pihak PASI. Kami harap masyarakat tidak mudah terprovokasi," ujarnya.

Sebagai kegiatan perdana, Yanto mengakui bahwa Runfest Majalengka 2025 masih memiliki sejumlah kekurangan yang wajar terjadi dalam tahap awal penyelenggaraan. Namun, hal tersebut dijadikan bahan evaluasi agar pelaksanaan di masa mendatang bisa lebih baik dan profesional.

"Acara ini baru pertama kali digelar, jadi jika ada kekurangan, mohon dimaklumi. Semua akan kami jadikan bahan evaluasi agar kegiatan berikutnya semakin sempurna," ucapnya.

Di akhir pernyataannya, Yanto menegaskan bahwa panitia Kadin Majalengka Runfest 2025 tetap berkomitmen menjaga profesionalitas, transparansi, dan semangat kebersamaan demi suksesnya kegiatan olahraga terbesar di Majalengka tersebut.

"Kami menghargai setiap pihak yang telah berkontribusi. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi momentum untuk memperkuat sinergi dan kekompakan kita semua," ujarnya.

Dengan klarifikasi ini, PASI berharap kegiatan Kadin Majalengka Runfest 2025 dapat terus menjadi ajang kebanggaan daerah serta mempererat kolaborasi antara PASI, relawan, dan seluruh elemen masyarakat Majalengka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....