Sepi Penonton, Tour de Linggarjati Bikin Pedagang Merugi

  • 14 Sep 2025 20:32 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Kuningan : Sebanyak 375 pembalap dari dalam dan luar negeri berkompetisi dalam ajang Tour de Linggarjati (TdL) ke-8 Tahun 2025, yang digelar Sabtu–Minggu (13–14/9/2025). Para peserta menaklukkan lintasan sepanjang 94,1 kilometer yang membentang di 17 kecamatan di kaki Gunung Ciremai, dengan panorama alam yang memukau.

Namun, suasana berbeda terlihat di Jalan Aruji Kartawijaya, salah satu titik strategis jalur balap. Alih-alih dipadati ribuan penonton seperti yang diklaim panitia, jalur ini justru tampak lengang.

Pantauan hingga Minggu (14/9/2025) area sekitar jalan lebih banyak dipenuhi petugas pengamanan, panitia, dan relawan ketimbang masyarakat umum. “Saya kira bakal rame seperti tahun lalu, tapi ini malah sepi. Kebanyakan yang ada di sini petugas dan panitia,” kata Yudi (34), warga Kelurahan Kuningan yang datang bersama anaknya.

Sepinya penonton juga dirasakan oleh pedagang UMKM yang berjualan di lokasi. Titi, penjual rangginang, mengaku harus menutup lapaknya lebih awal karena dagangannya tidak laku. “Saya hanya terjual 10 bungkus dari pagi sampai siang. Padahal sudah bawa stok banyak. Saya malah rugi,” ujarnya dengan nada kecewa.

Warga lain yang terlihat, Ani (29) dan Taufik (40), mengaku hanya menonton karena rumah mereka berada di dekat jalur balap. “Kalau tidak lewat depan rumah, saya juga tidak tahu ada acara ini,” ujar Taufik.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik mengenai klaim panitia soal ribuan penonton yang disebut memadati rute balapan.

Meski demikian, balapan tetap berlangsung lancar. Pebalap internasional dan nasional berhasil melintasi rute panjang dengan pengawalan ketat dari polisi, Dinas Perhubungan, dan relawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....