Pertamina Foundation Umumkan Formasi Kepemimpinan Baru
- 08 Sep 2026 17:29 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID,Cirebon - Pertamina Foundation meneguhkan komitmen keberlanjutan di tengah hadirnya kepemimpinan baru melalui Town Hall Meeting bertajuk “Continuity, Appreciation & New Leadership”. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kesinambungan arah strategis Pertamina Foundation sebagai badan penyelenggara Universitas Pertamina (UPER) sekaligus membangun semangat kolaborasi.
Town Hall Meeting ini menandai estafet kepemimpinan dengan mengumumkan formasi baru Dewan Pengawas Pertamina Foundation serta Rektor UPER Periode 2026–2031. Kehadiran kepemimpinan baru diharapkan membawa energi, perspektif, dan kolaborasi baru dengan tetap berpijak pada fondasi serta capaian pimpinan sebelumnya.
Dalam struktur baru tersebut, Robby Rafid resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Pertamina Foundation Periode 2026 bersama empat anggota lainnya yakni Arya Dwi Paramita, Ivahtun Nurhayati, Erni Ginting serta Bambang Pediantoro. Sementara itu, jabatan Rektor UPER Periode 2026–2031 kini diamanahkan kepada Prof Dr Ir Ichsan Setya Putra menggantikan Prof Dr Ir Wawan Gunawan A Kadir.
Pertamina Foundation menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dan integrasi ekosistem pendidikan bersama Pertamina Group. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung agenda strategis perusahaan di bidang keberlanjutan, transisi energi, dan hilirisasi nasional.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, menegaskan lembaga yang dipimpinnya berperan strategis sebagai mitra pelaksanaan program CSR Pertamina. Selain itu, lembaga ini bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan ekosistem Pertamina dengan masyarakat, khususnya kelompok marginal yang membutuhkan akses pendidikan tinggi.
"Town Hall Meeting hari ini bukan sekadar acara serah terima jabatan, melainkan bentuk keberlanjutan perjalanan," ujar Agus Mashud pada Selasa, 8 September 2026. Ia menambahkan target utama ke depan mencakup pencapaian zero incident HSSE, pengembangan teknologi IT, hingga riset biofuel dan pengelolaan sampah.
Dalam laporan kinerja terbaru, Pertamina Foundation bersama UPER memaparkan berbagai hasil kerja nyata di sektor pemberdayaan masyarakat dan lingkungan. Lembaga ini telah mengembangkan 44 Desa Energi Berdikari, melatih 6.325 UMKM, serta menanam total 4,7 juta bibit pohon dan mangrove.
Komitmen pendidikan dan inovasi juga ditunjukkan melalui penyaluran beasiswa PFprestasi kepada 6.619 penerima di berbagai perguruan tinggi Indonesia. Di sektor inovasi energi bersih, sebanyak 36 proyek teknologi berhasil dikembangkan hingga mampu menekan emisi karbon mencapai 34.719 kg CO₂ per tahun.
Sejalan dengan kinerja foundation, UPER resmi menyandang Akreditasi UNGGUL dari BAN-PT berdasarkan SK Nomor 27/SK/BAN-PT/Ak/PT/II/2026. UPER juga menempati posisi empat besar kampus terbaik nasional untuk SDG's 7 pada ajang Times Higher Education Impact Rankings 2025.
Ketua Dewan Pengawas Pertamina Foundation periode 2021–2026, Syahrial Mukhtar, menekankan perubahan iklim dan standar ESG telah menjadikan keberlanjutan sebagai inti daya saing bisnis. Menurutnya, Pertamina Foundation dan UPER harus memosisikan diri sebagai pencipta nilai melalui riset serta platform eksekusi solusi keberlanjutan.
Jajaran Dewan Pengawas Periode 2026 menyampaikan komitmen untuk memperkuat tata kelola, kolaborasi lintas sektor, serta menciptakan dampak program yang lebih terukur. Langkah ini disiapkan untuk menjawab tantangan transisi energi dan hilirisasi yang dihadapi Pertamina Group.
Ke depan, Pertamina Foundation terus memperkuat perannya dalam mendukung rantai nilai dan hilirisasi Pertamina Group secara berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan melalui penyediaan inovasi teknologi bersih, riset terapan, serta penyiapan talenta siap pakai.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....