Dukung Penerbangan Lebih Ramah Lingkungan, Layanan SAF Diperluas
- 02 Sep 2026 12:40 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon – PT Pertamina Patra Niaga memperkuat kesiapan pengembangan dan komersialisasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) dengan memperluas sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) menjadi lima lokasi strategis di Indonesia. Pada 2026, perluasan mencakup Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda dan Integrated Terminal (IT) Surabaya, sehingga semakin memperluas jangkauan layanan SAF bagi maskapai penerbangan.
Sertifikasi ISCC yang memasuki tahun ketiga implementasinya menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga dalam mengelola SAF beserta atribut keberlanjutannya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengelolaan tersebut memenuhi aspek compliance, governance, traceability, dan Chain of Custody sesuai standar internasional.
Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso, menyampaikan perluasan sertifikasi ISCC menjadi lima lokasi merupakan langkah strategis perusahaan. Langkah ini diambil untuk memperluas akses layanan SAF sekaligus memperkuat kesiapan Pertamina Patra Niaga dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar penerbangan berkelanjutan di Indonesia.

“Dengan semakin luasnya cakupan sertifikasi dan kesiapan rantai pasok, kami optimistis dapat memberikan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan maskapai sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem SAF nasional,” ujar Alimuddin, Selasa, 1 September 2026.
Sertifikasi ISCC tersebut telah terbit pada 8 Agustus 2026 dan berlaku selama satu tahun. Lima lokasi yang tercakup meliputi AFT Soekarno-Hatta, AFT Halim Perdanakusuma, AFT Ngurah Rai, AFT Juanda, dan IT Surabaya.
Penambahan lokasi di Bandara Juanda turut membuka peluang untuk menangkap permintaan voluntary dari maskapai di wilayah Surabaya dan sekitarnya. IT Surabaya juga menjadi Integrated Terminal pertama di Pertamina Patra Niaga yang tersertifikasi ISCC, sehingga memperluas penerapan standar keberlanjutan pada rantai pasok di luar Aviation Fuel Terminal.

Penguatan sertifikasi ini sekaligus mendukung kesiapan Pertamina Patra Niaga terhadap implementasi mandat SAF Pemerintah Indonesia mulai 2027. Kesiapan tersebut ditempuh melalui penguatan operasional, infrastruktur, serta tata kelola rantai pasok.
Langkah tersebut menjadi bagian dari Dual Growth Strategy Pertamina dalam mengembangkan ekosistem biofuel dan bisnis rendah karbon. Kebijakan ini sekaligus ditujukan untuk mendukung upaya pencapaian target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....