Hari Anak Nasional 2026, PTK Ajak Anak Tanam Benih Keberlanjutan dan Jaga Lautan

  • 24 Jul 2026 15:15 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Gelak tawa dan antusiasme ratusan siswa Sekolah Dasar memecah keheningan Pantai Tangkoko, Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu, 18 Juli 2026. Dalam rangka memeriahkan Hari Anak Nasional pada Kamis, 23 Juli 2026, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggelar aksi "Coastal Education 2026" sebagai sarana edukasi lingkungan maritim bagi anak-anak pesisir.

Di Pantai Tangkoko, para siswa menyimak cerita terumbu karang dan belajar menjaga kebersihan lingkungan bersama sukarelawan Perwira PTK serta Pertamina Group. Kegiatan bermain sambil belajar ini dirancang untuk memupuk kesadaran generasi muda dalam merawat ekosistem pesisir sejak usia dini.

Relawan Pertamina Trans Kontinental Memberi Edukasi Pentingnya Jaga Kebersihan Pantai dan Laut pada Anak-anak Pesisir

Kawasan pesisir Pantai Tangkoko sendiri memiliki nilai ekologis tinggi sebagai bagian dari Coral Triangle atau pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Oleh karena itu, edukasi ini menjadi langkah krusial untuk melindungi kekayaan ekosistem laut yang diakui oleh Seascapes Working Group CTI-CFF.

Kesan mendalam dirasakan oleh salah satu peserta, Noelia, siswa SD Inpres 482 Batu Putih, Bitung, yang mengaku gembira saat diajak belajar menjaga pantai. "Aku diajari cara menghargai makhluk hidup, menjaga kebersihan lingkungan, dan merawat ekosistem laut. Seru sekali! Semoga PTK bisa datang lagi ke sini untuk bikin acara seperti ini," kata Noelia ceria menuturkan.

Direktur Pertamina Trans Kontinental Ajak Anak Indonesia Jaga Ekosistem Kelautan

Antusiasme anak-anak turut menyulut semangat para relawan, salah satunya Juno, Perwira PTK yang mendampingi sepanjang rangkaian kegiatan. "Acara hari ini sangat seru. Saya melihat betapa tingginya semangat anak-anak mengikuti setiap kegiatan. Harapannya, program ini dapat terus konsisten dilaksanakan untuk membangun dan memupuk kesadaran dalam menciptakan ruang laut yang aman dan nyaman bagi biota di dalamnya,” ucap Juno.

Tak hanya edukasi, PTK bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bitung, Dinas Pendidikan, KSOP, hingga PKK juga menggelar aksi bersih pantai Coastal Clean Up. Plt. Direktur Utama PTK, Eko Cahyadi, menegaskan bahwa kolaborasi bersama masyarakat dan sekolah merupakan kunci nyata menjaga keberlanjutan wilayah pesisir demi generasi mendatang.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Armada PTK, Dewi Susanti, menekankan bahwa pendidikan maritim bagi anak-anak adalah investasi jangka panjang. Melalui aksi kolaboratif yang mendukung poin SDGs ini, pelestarian Pantai Tangkoko diharapkan mampu menjaga alam sekaligus mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....