Silaturahmi di Cirebon, Dave Ulas Dampak Program Pusat

  • 28 Feb 2026 19:08 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dapil Jabar VIII, Dave Albarshah Fikarno Laksono, memaparkan sejumlah program nasional yang dinilai berdampak langsung terhadap perekonomian dan pembangunan sumber daya manusia. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda silaturahmi bersama masyarakat di Cirebon.

Ia menegaskan berbagai program pemerintah pusat saat ini dirancang untuk memperkuat fondasi ekonomi dari tingkat desa hingga nasional. Menurutnya, pelaksanaan program tersebut perlu dikawal bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Salah satu yang disorot ialah program Koperasi Merah Putih yang progres pembangunannya terus berjalan di berbagai daerah. Dari sekitar 8.000 desa secara nasional, sekitar 4.000 desa disebut telah memulai pembangunan dan sebagian sudah beroperasi, termasuk di wilayah Cirebon.

Selain koperasi, ia juga menyinggung perkembangan SPPG yang ditargetkan beroperasi penuh pada tahun ini. Dari sekitar 47 ribu unit yang direncanakan, sekitar 33 ribu di antaranya telah terbangun dan mulai berjalan.

“Nah ini merupakan sumbangsih yang besar pada perekonomian bangsa,” ujarnya kepada RRI pada Jumat malam, 27 Februari 2026.

Ia menjelaskan program tersebut berdampak pada penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi, hingga penyerapan hasil produksi petani, peternak, dan pedagang. Menurutnya, masyarakat yang sebelumnya belum memiliki pekerjaan atau usaha yang stabil dapat terserap melalui ekosistem ekonomi yang dibangun.

Di sektor pendidikan, ia menilai pemberian makanan bergizi bagi peserta didik dari PAUD hingga SMA serta pembangunan sekolah rakyat menjadi bentuk investasi jangka panjang bagi kualitas generasi muda. Program tersebut disebut sebagai langkah strategis menghadapi persaingan global yang semakin ketat di masa depan.

“Ini investasi yang besar untuk masa depan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan bahwa penguatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci ketika sumber daya mineral semakin terbatas dan kompetisi antarnegara makin kompetitif. Menurutnya, berbagai langkah yang dilakukan saat ini diharapkan menjadi fondasi menuju terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....