KA Menoreh Hantam Truk Pengangkut Air di Cirebon
- 21 Jan 2026 11:41 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan rel tanpa palang pintu di Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon pada Rabu dini hari, 21 Januari 2026.
Sebuah truk pengangkut air bersih asal Kabupaten Kuningan tertemper Kereta Api Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen sekitar pukul 02.47 WIB. Benturan keras membuat truk terseret sejauh kurang lebih 500 meter hingga mengalami kerusakan parah. Sementara itu, bagian depan lokomotif KA Menoreh juga dilaporkan rusak cukup serius.
Akibat insiden tersebut, perjalanan kereta api di jalur Cirebon–Semarang sempat mengalami gangguan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop III Cirebon terpaksa melakukan penggantian lokomotif sebelum perjalanan kembali dilanjutkan. Saksi mata di lokasi kejadian, Fakhrurroji, warga Blok Cimpedak, Desa Dompyong Kulon, mengungkapkan kecelakaan bermula saat truk melintas dari arah Kuningan menuju Gebang melalui jalur Karangsembung. Saat berada tepat di atas rel, mesin truk tiba-tiba mati. “Sopir sempat mencoba menyalakan mesin, tapi tidak berhasil. Sementara kereta sudah terlihat melaju dari arah Semarang menuju Cirebon,” ujar Fakhrurroji.
Menyadari situasi berbahaya, sopir truk segera menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga sekitar. Namun, waktu yang tersisa tidak cukup untuk mengevakuasi kendaraan dari atas rel hingga akhirnya KA Menoreh menghantam truk tersebut. “Tidak ada korban jiwa. Tapi masinis sempat pingsan, dan asisten masinis terjepit di bagian depan lokomotif,” katanya menambahkan.
Sementara itu, Manager Humas KAI Daop III Cirebon, Muhibbuddin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan terjadi di KM 201+400 JPL 329, perlintasan tidak terjaga, petak jalan antara Stasiun Babakan–Waruduwur. "Pasca kejadian, jalur hilir sempat tidak dapat dilalui, sementara jalur hulu masih bisa digunakan dengan kecepatan normal,” ujar Muhibbuddin menjelaskan.
Seluruh penumpang KA Menoreh dipastikan selamat. Namun, satu petugas KAI, yakni asisten masinis, mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah proses penggantian lokomotif selesai, KA Menoreh kembali melanjutkan perjalanan menuju Jakarta pada pukul 05.28 WIB. Hingga saat ini, petugas PT KAI masih melakukan proses evakuasi guna memastikan jalur hilir dapat segera dioperasikan kembali. “Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan dan keterlambatan perjalanan yang terjadi. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama kami,” ucap Muhibbuddin mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....