Masalah Lahan dan Suhu Panas Kendala Ternak Sapi MBG Kota Cirebon

  • 10 Feb 2026 13:29 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Rencana pembangunan peternakan sapi perah untuk pasokan susu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagaimana diinstruksikan Presiden Prabowo Subianto dinilai belum memungkinkan untuk pembangunan di Kota Cirebon. Karena kondisi agroklimat dan keterbatasan lahan yang menjadi faktor utama untuk pengembangan sapi perah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon, Elmi Masruroh, mengatakan bahwa pengembangan peternakan sapi perah harus disesuaikan dengan karakteristik wilayah yang mendukung. Ia menegaskan daerah dengan suhu lebih dingin menjadi lokasi ideal bagi produksi susu segar.

“Kalau untuk pembangunan peternakan sapi perah, tentunya harus melihat kondisi wilayah juga, jadi untuk daerah-daerah yang memang cocok itu sangat bagus untuk memenuhi kebutuhan MBG dari produksi dalam daerah sendiri,” ujarnya kepada RRI Senin 9 Februari 2026. Menurutnya, Kota Cirebon memiliki suhu relatif panas sehingga tidak mendukung pengembangan sapi perah.

Elmi menjelaskan bahwa peluang pemenuhan susu bagi Kota Cirebon lebih realistis melalui kerja sama antar daerah yang memiliki potensi peternakan sapi perah. Wilayah seperti Kabupaten Kuningan dinilai memiliki potensi yang lebih cocok untuk pengembangan sektor tersebut.

“Ya Kalau di sekitar Cirebon akan dibangun peternakan sapi perah untuk memenuhi kebutuhan susu program MBG, tentunya akan berefek juga ke Kota Cirebon, terutama untuk,” katanya. Kerja sama antardaerah diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan berbasis kolaborasi regional.

Saat ini, kebutuhan susu untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Cirebon masih dipenuhi melalui susu kemasan. Langkah ini dinilai sebagai solusi sementara sebelum tersedia pasokan susu segar dari wilayah sekitar.

 “Selama ini SPPG di Kota Cirebon masih memakai susu kemasan dari beberapa merek dan bekerja sama dengan distributor atau pemasok,” ujar Elmi.  Ke depan, pemerintah daerah membuka peluang kerja sama dengan peternak lokal di wilayah sekitar Kota Cirebon. 

Hal tersebut diharapkan dapat menciptakan pasokan susu segar dengan harga yang kompetitif. “Kalau nanti ada wilayah sekitar yang menghasilkan susu segar dengan harga bersaing, tentu bisa dilakukan kerja sama dengan Kota Cirebon,” ungkapnya. Sinergi antarwilayah dinilai menjadi kunci keberlanjutan program MBG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....