Mengenal Sindrom Peter Pan dan Ciri-Cirinya
- 13 Okt 2025 12:12 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Peter Pan merupakan tokoh fiksi karya J.M. Barrie seorang anak laki-laki yang menolak untuk tumbuh dewasa dan memilih tinggal di Neverland. Namun, tahukah Anda bahwa istilah "Peter Pan" juga digunakan dalam psikologi populer untuk menggambarkan orang dewasa umumnya pria yang menunjukkan keengganan untuk memikul tanggung jawab dan komitmen yang menyertai kedewasaan? Inilah yang dikenal sebagai Sindrom Peter Pan (Peter Pan Syndrome/PPS).
Sindrom Peter Pan merujuk pada sekumpulan perilaku dan karakteristik emosional pada orang dewasa yang menunjukkan tingkat ketidakdewasaan emosional dan penolakan terhadap tanggung jawab dewasa. Individu dengan kecenderungan ini sering kali menikmati kebebasan masa muda dan menghindari peran sosial yang diharapkan dari orang dewasa, seperti kemandirian finansial, karier yang stabil, atau komitmen dalam hubungan.
Berikut adalah ciri-ciri yang sering terlihat pada individu dengan Sindrom Peter Pan:
1. Menghindari Tanggung Jawab: Sulit memegang komitmen, sering menunda-nunda pekerjaan, atau menghindari tanggung jawab finansial dan rumah tangga.
2. Ketergantungan pada Orang Lain: Cenderung bergantung pada orang tua atau pasangan untuk urusan keuangan, pengambilan keputusan, atau bahkan tugas sehari-hari.
3. Kesulitan dalam Hubungan Intim: Takut akan komitmen jangka panjang. Mereka mungkin sering berganti pasangan atau memilih pasangan yang lebih dewasa (sering disebut 'Sindrom Wendy') yang cenderung mengurus dan "mengasuh" mereka.
4. Sifat Narsistik dan Egosentris: Mereka cenderung mementingkan kepuasan dan kepentingan pribadi di atas segalanya dan sangat sensitif terhadap kritik.
5. Perilaku Kekanak-kanakan: Memiliki respons emosional yang tidak proporsional (seperti marah yang berlebihan), sulit mengendalikan emosi impulsif, dan lebih nyaman berteman dengan orang yang jauh lebih muda.
6. Sulit Mengakui Kesalahan: Cenderung menyalahkan orang lain atas kegagalan atau masalah yang terjadi, sehingga sulit untuk melakukan introspeksi diri.
Mengenali tanda-tandanya adalah langkah awal untuk memahami kondisi seseorang dengan sindrom Peter Pan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....