Tips Mengolah Kerang Hijau yang Benar

  • 30 Sep 2025 12:47 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Kerang hijau adalah salah satu hidangan laut favorit banyak orang. Teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih menjadikannya primadona.

Namun, kerang hijau hidup di dasar perairan dan memiliki potensi menyerap kotoran, lumpur, bahkan zat-zat berbahaya dari lingkungannya. Oleh karena itu, kunci untuk menikmati kerang hijau yang lezat dan aman adalah dengan pengolahan yang benar.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengolah kerang hijau:

1. Seleksi dan Sortir Kerang yang Tepat

Langkah pertama dimulai sejak Anda memilih kerang. Pastikan kerang hijau yang Anda beli masih segar dan hidup.

Pilih Cangkang yang Tertutup Rapat: Kerang hijau yang masih hidup biasanya memiliki cangkang yang tertutup rapat. Jika ada cangkang yang sedikit terbuka, coba ketuk. Kerang yang segar akan menutup kembali dengan cepat. Buang kerang yang cangkangnya sudah retak, pecah, atau tidak menutup sama sekali saat diketuk, karena ini bisa menandakan kerang sudah mati dan tidak aman dikonsumsi.

Perhatikan Aroma: Cium aroma kerang. Kerang yang segar memiliki aroma laut yang khas, bukan bau amis yang menyengat atau busuk.

Buang yang Mengambang: Kerang yang mengambang di air saat dicuci juga perlu dibuang karena kemungkinan sudah mati.

2. Proses Pencucian dan Perendaman Maksimal

Pembersihan yang teliti adalah tahapan krusial untuk menghilangkan pasir, lumpur, dan kotoran.

Sikat Cangkang: Gunakan sikat kuku atau sikat sayur yang bersih untuk menyikat seluruh permukaan cangkang kerang di bawah air mengalir. Fokus pada penghilangan lumut dan kotoran yang menempel di bagian luar.

Buang "Janggut" (Byssal Threads): Kerang hijau seringkali memiliki serat-serat seperti rambut yang keluar dari cangkangnya, disebut byssal threads atau "janggut" kerang. Tarik dan buang serat-serat ini dengan hati-hati sebelum dimasak.

Rendam dengan Air Garam: Untuk membantu kerang mengeluarkan pasir atau kotoran yang terperangkap di dalam cangkang, rendam kerang yang sudah disikat dalam baskom berisi air bersih yang telah diberi garam selama sekitar 30 menit hingga 1 jam. Proses perendaman ini dapat membantu kerang membuka sedikit cangkangnya dan membuang kotorannya.

Bilas Ulang: Setelah perendaman, bilas kembali kerang di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih dan tidak ada sisa kotoran yang terlihat.

3. Merebus dengan Rempah (Blanching)

Proses pemanasan sangat penting untuk membunuh bakteri dan memastikan keamanan konsumsi.

Rebus dengan Rempah: Masukkan kerang hijau ke dalam panci berisi air mendidih. Tambahkan rempah-rempah alami seperti jahe, serai, dan daun salam. Selain menghilangkan bau amis, rempah juga memberi aroma sedap.

Perhatikan Waktu Rebus: Rebus kerang hijau maksimal 5-15 menit atau cukup sampai cangkangnya terbuka (Nyoman Putra Yasa, Executive Chef Santika Mataram Lombok, menyarankan untuk tidak merebus terlalu lama agar kerang tidak alot).

Sortir Setelah Rebus: Setelah direbus dan cangkang terbuka, buang kerang yang tidak terbuka karena ini bisa menjadi tanda kerang sudah mati sebelum dimasak dan mungkin tidak aman dikonsumsi.

Bilas Terakhir: Bilas kembali kerang yang sudah direbus dan terbuka di bawah air mengalir untuk membersihkan sisa kotoran atau lumpur terakhir sebelum diolah menjadi hidangan utama.

Dengan mengikuti tips pembersihan dan pengolahan yang cermat ini, Anda dapat memastikan kerang hijau yang Anda sajikan bersih, bebas pasir, tidak amis, dan aman untuk dinikmati.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....