Minuman Sekoteng Hangat Kaya Manfaat Tersembunyi

  • 23 Agt 2025 21:18 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon : Sekoteng adalah minuman tradisional khas Jawa yang hingga kini masih banyak dicari masyarakat. Minuman ini biasanya disajikan hangat dengan campuran jahe, kacang tanah, pacar cina, serta potongan roti tawar. Cita rasa manis dan sensasi hangat dari jahe membuat sekoteng cocok diminum saat malam hari atau ketika cuaca dingin.

Popularitas sekoteng tidak hanya terletak pada rasanya yang khas, tetapi juga manfaatnya bagi kesehatan. Jahe yang menjadi bahan utama dipercaya mampu membantu meredakan perut kembung dan masuk angin. Selain itu, tambahan kacang tanah dan biji-bijian di dalamnya menambah kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh.

Seiring berkembangnya zaman, sekoteng kini banyak dijual tidak hanya di daerah Jawa, melainkan juga di berbagai kota besar Indonesia. Hal ini membuat minuman tradisional tersebut semakin mudah dijangkau masyarakat luas. Kehadiran pedagang kaki lima hingga kafe modern dengan menu sekoteng turut menjaga kelestarian minuman khas Nusantara ini.

Dari sisi kesehatan, minuman ini memberikan manfaat berlapis. Jahe mengandung zat gingerol yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Beberapa penelitian juga menyebutkan bahwa konsumsi jahe dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Kandungan roti tawar dan kacang dalam sekoteng menambah asupan energi, sehingga cocok untuk menghangatkan tubuh sekaligus mengganjal perut.

Dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition, ahli gizi bernama Dr. Margareth E. Rayman menyebutkan bahwa konsumsi minuman berbahan rempah seperti jahe mampu membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan metabolisme tubuh. Pernyataan ini memperkuat bahwa sekoteng bukan sekadar minuman penghangat, tetapi juga memiliki nilai gizi penting.

Selain manfaat medis, sekoteng juga punya makna sosial dan budaya. Di berbagai daerah Jawa, minuman ini sering menjadi teman ngobrol malam bersama keluarga atau sahabat. Kehangatan secangkir sekoteng kerap diasosiasikan dengan kebersamaan dan keramahan khas masyarakat Jawa.

Keistimewaan sekoteng membuatnya semakin relevan di tengah gaya hidup modern. Banyak generasi muda mulai kembali melirik minuman ini karena dianggap lebih sehat dibanding minuman instan tinggi gula. Hal ini membuka peluang bagi sekoteng untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang sebagai bagian dari tren kuliner sehat.

Dengan manfaat kesehatan dan nilai tradisi yang melekat, sekoteng layak dipertahankan sebagai minuman khas Indonesia. Mengonsumsi sekoteng bukan hanya menjaga tubuh tetap hangat, tetapi juga menjadi cara sederhana merawat warisan kuliner Nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....