Benarkah Luka Harus Terbuka agar Cepat Kering?
- 27 Jul 2025 14:20 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Luka merupakan kondisi umum yang bisa terjadi akibat terjatuh, terbakar, terkena benda tajam, atau setelah operasi. Banyak orang percaya bahwa luka sebaiknya dibiarkan terbuka agar "cepat kering" dan sembuh. Faktanya, hal tersebut adalah mitos.
Dr. George D. Winter, dalam studinya tahun 1962, menemukan bahwa luka yang dijaga tetap lembap dan ditutup justru sembuh lebih cepat dibanding luka yang dibiarkan terbuka.
Luka yang terbuka justru membuat luka rawan terkena infeksi. Hal ini terjadi karena luka yang terkena udara tidak selamanya bersih. Udara di sekitar bisa saja terkontaminasi dengan debu, kuman, dan partikel lain yang dapat membuat luka semakin lama sembuh. Untuk itu, perlu merawat luka dengan benar agar mempercepat proses penyembuhan.
Perawatan luka kecil menurut American Academy of Dermatology Association adalah dengan membersihkannya menggunakan air mengalir. Jika luka tersebut mengeluarkan darah, disarankan untuk menekannya dengan kain bersih selama sekitar dua menit atau hingga perdarahan berhenti.
Setelah itu, tutup luka dengan plester dan ganti plester secara rutin untuk menjaga kebersihannya. Selain melindungi dari kuman dan debu, penggunaan plester di area luka dapat membuat sel-sel kulit baru dan sel kulit sekitarnya tetap hidup, sehingga membuat luka cepat sembuh.
Biasanya luka akan sembuh dengan sendirinya sekitar satu minggu. Namun, jika luka semakin nyeri, bertambah merah, bengkak, atau bernanah, segera konsultasikan bersama dokter.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....