Buah Sukun ‘Future Food’ yang Mendunia di 2026

  • 03 Feb 2026 13:31 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Buah sukun, dulu hanya dikenal sebagai camilan tradisional di banyak daerah tropis, kini mulai mendapat sorotan dunia. Di tahun 2026, buah yang dalam bahasa Inggris disebut breadfruit ini semakin populer sebagai salah satu future food atau makanan masa depan yang dinilai mampu membantu menjawab tantangan ketahanan pangan global.

Buah sukun memiliki tekstur yang kaya karbohidrat dan rasa yang netral, sehingga fleksibel dijadikan beragam olahan pangan. Bahkan, di beberapa negara tropis sukun sudah lama dimanfaatkan sebagai makanan pokok menggantikan nasi atau roti.

Salah satu alasan sukun dipatok sebagai future food adalah kemampuannya bertahan di tengah perubahan iklim yang semakin ekstrim. Penelitian menunjukkan bahwa buah sukun tetap bisa tumbuh subur meskipun kondisi iklim berubah drastis, bahkan lebih tahan dibanding banyak tanaman pangan pokok lain seperti padi atau jagung.

Hal ini membuatnya cocok ditanam di banyak wilayah tropis yang rentan terhadap perubahan cuaca dan tanah. Sukun juga mengandung serat, mineral, vitamin, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan, serta bebas gluten membuatnya menarik bagi gaya hidup modern yang mengedepankan makanan sehat.

Sebagai makanan pangkal atau bahan untuk tepung, sukun bisa menjadi alternatif lokal menggantikan impor gandum dan beras yang selama ini mendominasi konsumsi pangan di banyak negara. Di beberapa negara, popularitas sukun terus meningkat.

Di Eropa misalnya, sukun mulai digemari karena keunikannya sebagai “buah roti tropis” yang bisa diolah menjadi berbagai makanan sehat. Di media sosial, video kreator kuliner yang mencicipi sukun matang langsung dari pohon bahkan sempat viral, menarik perhatian publik dan konsumen muda.

Sementara di Indonesia, para peneliti terus mendorong diversifikasi pemanfaatan sukun termasuk dijadikan sereal, tepung sukun, atau produk pangan inovatif lain sebagai cara memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan populasi dunia yang terus bertambah dan tantangan lingkungan yang makin berat, buah sukun dianggap sebagai salah satu solusi masa depan.

Kemampuannya tumbuh di berbagai tanah tropis, nutrisi yang kaya, serta fleksibilitas dalam pengolahan membuatnya layak disebut future food  bukan sekadar tren, tetapi bagian dari strategi pangan global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....