Donat vs Bagel Kenali Perbedaan Rasa Dan Tekstur
- 29 Jan 2026 09:29 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID – Cirebon: Donat dan bagel sama-sama berbentuk bulat dengan lubang di tengah, sehingga sering dianggap mirip. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas dari segi bahan, proses pembuatan, hingga cita rasa.
Dari segi bahan dasar, donat umumnya menggunakan tepung terigu, gula, telur, susu, dan ragi dengan kadar gula yang relatif tinggi. Sementara itu, bagel menggunakan bahan yang lebih sederhana seperti tepung terigu, air, ragi, dan sedikit gula atau malt, sehingga rasanya cenderung lebih netral.
Dilansir dari, kingarthurbaking, perbedaan paling mencolok terletak pada proses pembuatannya. Donat biasanya langsung digoreng setelah adonan mengembang, sedangkan bagel harus direbus terlebih dahulu dalam air mendidih sebelum dipanggang. Proses perebusan ini membuat tekstur bagel menjadi lebih padat dan kenyal.
Tekstur akhir kedua roti ini juga sangat berbeda. Donat memiliki tekstur yang lembut, empuk, dan ringan karena digoreng dalam minyak panas. Bagel justru lebih kenyal, padat, dan sedikit chewy karena kombinasi proses perebusan dan pemanggangan.
Dari segi rasa, donat identik dengan rasa manis dan sering diberi berbagai topping seperti gula halus, cokelat, atau glaze. Sebaliknya, bagel cenderung memiliki rasa gurih atau netral dan lebih sering disajikan dengan isian seperti krim keju, smoked beef, atau salmon.
Cara penyajian juga menjadi pembeda utama antara donat dan bagel. Donat umumnya disantap sebagai camilan atau makanan penutup, sedangkan bagel lebih sering dikonsumsi sebagai menu sarapan atau makan ringan yang mengenyangkan.
Dari sisi kandungan gizi, bagel biasanya dianggap lebih sehat karena dipanggang dan mengandung lebih sedikit lemak dibandingkan donat yang digoreng. Namun, nilai gizi tetap bergantung pada bahan tambahan dan cara penyajiannya. Oleh karena itu, baik donat maupun bagel memiliki keunikan masing-masing sesuai selera dan kebutuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....