Dari Cilok hingga Cirambay yang Menggoyang Lidah
- 27 Jan 2026 09:39 WIB
- Cirebon
RRI.CO.ID, Cirebon - Kuliner berbahan dasar aci atau tepung tapioka seolah tidak pernah kehabisan inovasi dalam memanjakan lidah masyarakat Indonesia. Tepung yang berasal dari singkong ini bertransformasi menjadi aneka kudapan dengan tekstur kenyal yang khas dan rasa yang gurih. Popularitasnya kini tidak hanya terbatas di Jawa Barat sebagai daerah asalnya, tetapi telah merambah ke berbagai pelosok negeri sebagai jajanan sejuta umat.
Daftar jajanan aci diawali dengan sang legenda, Cilok (Aci Dicolok), yang biasanya disajikan dengan bumbu kacang kental atau saus pedas. Tidak kalah populer, ada Cimol (Aci Digemol) yang menawarkan sensasi garing di luar namun kopong dan kenyal di dalam, biasanya ditaburi bubuk perasa aneka rasa. Keduanya tetap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari camilan ringan namun mengenyangkan di sore hari.
Inovasi terus berlanjut dengan hadirnya Cireng (Aci Digoreng) yang kini tampil lebih modern dengan berbagai isian seperti ayam suwir pedas, keju, hingga sosis. Selain itu, ada pula Cilung (Aci Digulung) yang dimasak di atas wajan datar dengan lilitan telur, memberikan perpaduan tekstur lembut dan aroma telur yang menggoda. Kreasi ini membuktikan bahwa bahan sederhana seperti aci bisa diolah menjadi makanan yang sangat variatif.
Bagi pecinta makanan berkuah, Baso Aci atau Bacitur kini menjadi tren yang sangat masif, bahkan tersedia dalam bentuk kemasan instan. Semangkuk Baso Aci biasanya dilengkapi dengan topping sukro cikur, cuanki lidah, dan perasan jeruk limau yang memberikan sensasi segar dan pedas. Tak heran jika kuliner satu ini menjadi incaran utama, terutama saat cuaca dingin atau musim penghujan tiba.
Tak berhenti di situ, muncul pula tren Cibay (Aci Ngambay) yang menawarkan sensasi aci meleleh di dalam kulit lumpia goreng yang renyah. Ada juga Cirambay yang memiliki bentuk menyerupai mi lebar dengan bumbu minyak cabai (chili oil) yang melimpah. Teksturnya yang sangat kenyal dan licin saat disantap memberikan pengalaman unik bagi para pemburu kuliner kekinian.
Daya tarik utama dari aneka jajanan aci ini terletak pada harganya yang sangat terjangkau namun memiliki cita rasa yang "nagih". Perpaduan rasa gurih, pedas, dan asam yang mendominasi jajanan ini sangat cocok dengan selera lidah orang Indonesia. Hal inilah yang membuat UMKM di bidang kuliner aci terus tumbuh subur dan selalu ramai antrean pembeli setiap harinya.
Secara keseluruhan, beragamnya jenis jajanan aci menunjukkan kreativitas tanpa batas dari para pelaku kuliner lokal. Meski berbahan dasar sederhana, kualitas rasa yang dihasilkan mampu bersaing dengan camilan modern lainnya. Selama inovasi rasa dan bentuk terus berkembang, kuliner berbahan aci dipastikan akan tetap bertahta di hati para pecinta jajanan tanah air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....