Mengenal Emas Hitam: 7 Fakta Unik Tentang Caviar

  • 20 Jan 2026 11:45 WIB
  •  Cirebon

RRI.CO.ID, Cirebon - Caviar sering kali dianggap sebagai simbol kemewahan tertinggi dalam dunia kuliner. Namun, di balik harganya yang selangit, terdapat sejarah panjang dan proses produksi yang sangat rumit.

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang hidangan laut yang ikonik ini:

1. Hanya Berasal dari Ikan Sturgeon

Banyak orang mengira semua telur ikan adalah caviar. Secara teknis, sebutan "caviar" hanya boleh digunakan untuk telur yang berasal dari famili ikan Sturgeon (Acipenseridae).

Telur dari ikan salmon atau trout secara formal disebut sebagai "roe" atau telur ikan biasa.

2. Membutuhkan Waktu Bertahun-tahun

Ikan Sturgeon tidak menghasilkan telur setiap tahun. Seekor Sturgeon betina biasanya membutuhkan waktu antara 7 hingga 20 tahun untuk mencapai kematangan seksual sebelum bisa menghasilkan telur pertama mereka.

Hal inilah yang membuat pasokannya sangat terbatas.

3. Sendok Logam Adalah Musuh Utama

Pernahkah Anda melihat orang menyantap caviar dengan sendok mutiara? Itu bukan sekadar gaya. Caviar tidak boleh bersentuhan dengan peralatan berbahan perak atau besi karena telur ikan ini sangat sensitif terhadap oksidasi.

Logam dapat merusak rasa asli caviar dan memberikan sensasi rasa logam (metallic taste) yang tidak sedap.

4. Semakin Terang, Semakin Mahal

Ada anggapan bahwa semakin gelap warnanya, semakin mahal harganya. Faktanya, untuk jenis tertentu seperti Beluga, butiran telur yang berwarna lebih terang (abu-abu pucat) sering kali dianggap lebih langka dan berasal dari ikan yang lebih tua, sehingga harganya jauh lebih mahal daripada yang berwarna hitam pekat.

5. Almas: Caviar Termahal di Dunia

Varian caviar paling eksklusif di dunia disebut Almas (bahasa Persia untuk 'berlian'). Caviar ini berasal dari ikan Sturgeon Beluga albino yang sangat langka di Laut Kaspia. Biasanya dikemas dalam wadah berlapis emas 24 karat, harganya bisa mencapai puluhan ribu dolar per kilogram.

6. Dulunya Adalah Makanan Rakyat Jelata

Pada abad ke-19 di Amerika Serikat, Sturgeon begitu melimpah sehingga caviar disajikan secara gratis di bar-bar, mirip seperti kacang goreng. Tujuannya agar pelanggan merasa haus dan memesan lebih banyak minuman.

Baru setelah populasinya menyusut drastis, statusnya berubah menjadi barang mewah.

7. Memiliki Manfaat Kesehatan Luar Biasa

Di balik rasanya yang gurih dan creamy, caviar adalah "bom" nutrisi. Ia kaya akan Omega-3, vitamin B12, dan selenium. Bahkan, caviar sering digunakan dalam produk kecantikan karena kemampuannya membantu hidrasi kulit dan meningkatkan kolagen.

Tips Menikmati: Cara terbaik mencicipi caviar adalah dengan meletakkannya sedikit di punggung tangan (antara ibu jari dan telunjuk), biarkan hangat sejenak sesuai suhu tubuh, lalu hirup aromanya sebelum disantap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....