Fakta Dibalik Seblak Bagi Tubuh Kita

  • 13 Okt 2025 13:33 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Seblak merupakan makanan khas Jawa Barat yang terkenal dengan cita rasa pedas dan gurih. Terbuat dari kerupuk mentah yang direbus hingga lembut dan dicampur dengan beragam bumbu seperti cabai serta rempah, seblak menjadi favorit banyak orang, terutama saat cuaca dingin.

Namun, di balik kenikmatannya, konsumsi seblak secara berlebihan dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan. Dilansir dari laman ikada.stikesnas.ac.id, bahwa banyak orang mengira seblak bisa memicu usus buntu.

Padahal, kerupuk seblak yang bertekstur lembut sebenarnya dapat dicerna dengan baik oleh lambung. Risiko usus buntu lebih mungkin terjadi jika seseorang menelan benda atau makanan yang tidak tercerna seperti biji cabai.

Oleh karena itu, penting untuk mengunyah makanan dengan benar agar tidak membebani sistem pencernaan. Yang perlu lebih diwaspadai adalah kandungan sodium, karbohidrat tinggi, serta minimnya serat dan protein dalam seblak.

Penggunaan cabai, garam, dan penyedap rasa dalam jumlah besar bisa menyebabkan diare, dehidrasi, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung jika dikonsumsi terus-menerus. Kandungan karbohidrat dari kerupuk juga tidak diimbangi dengan nutrisi penting lainnya, sehingga tidak memberikan manfaat gizi yang seimbang.

MSG atau penyedap rasa yang sering digunakan dalam seblak pun dapat menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, mual, detak jantung tidak teratur, hingga rasa lemas ketika dikonsumsi berlebihan. Selain itu, tingginya kadar garam bisa memicu hipertensi, gangguan ginjal, dan memperparah masalah lambung.

Kerupuk sebagai bahan utama seblak juga rendah nutrisi dan sering kali diberi pewarna mencolok yang kurang baik bagi tubuh. Tak hanya itu, jumlah minyak pada kuah seblak dapat meningkatkan kadar kolesterol jika dikonsumsi terlalu sering.

Kesimpulannya, seblak boleh saja dinikmati sesekali, tetapi jangan dijadikan makanan sehari-hari. Imbangi dengan konsumsi sayur, buah, dan makanan bergizi lainnya agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

(Sumber: ikada.stikesnas.ac.id/Serly Marlina/IPB Cirebon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....