Krupuk Mlarat Cirebon Bertahan Ditengah Gempuran Merk Jajanan
- 10 Sep 2025 11:39 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon : Krupuk mlarat salah satu makanan khas Cirebon yang terkenal di kalangan masyarakat. Bagi masyarakat yang kerap melewati jalur pantura Kabupaten Cirebon kawasan tengah tani, sudah tidak asing dengan kerupuk berwarna merah, kuning, dan putih ini.
Dengan mudah, dapat ditemukan hampir di toko oleh-oleh sepanjang pantura. Dibuat dari tepung tapioka, makanan ringan ini kerap menjadi teman perjalanan karena rasanya yang gurih dan bikin ketagihan.
Salah seorang pelaku usaha Krupuk Mlarat di Desa Aatapada Kecamatan Tengah Tani Anton mengaku sudah puluhan tahun memproduksi kerupuk dari rumahnya. Pihaknya hanya memproduksi krupuk mlarat matang dan siap santap.
"Untuk bahan mentah krupuk dibelinya dari agen, saya hanya membumbui dan menyangrainya," Katanya. Rabu (10/9/2025)
Menurutnya Produksi Kerupuk ‘Melarat’ biasanya banyak pesanan pada bulan Ramadan. Penjualan kerupuk selalu meningkat tajam, bahkan omzet yang dihasilkan pada bulan penuh berkah itu bisa mencapai sekitar 50 juta rupiah.
Menurut Anton Pengolahan sederhana produksi Krupuknya hanya membumbui bahan mentah krupuk lalu dibumbui. Setelah bahan krupuk dibumbui kemudian dijemur terlebih dahulu. Kemudian setelah kerupuk yang telah dibumbui dipastikan kering dan meresap, lalu disangrai. Proses sangrai krupuk menggunakan pasir yang disesuaikan dengan kebutuhan.
"Kerupuk mlarat yang diproduksi tergantung dari selera pasar dengan menambahkan aneka bumbu seperti manis, asin dan pedas," Ucapnya.
Lebih lanjut Anton mengatakan produksi Krupuknya untuk memasok pusat oleh-oleh di Jalan Pantura Plered trusmi, bahkan mengirim pesanan ke wilayah bandung.
"Harga perbungkus disini lebih murah hanya Rp 4.000, dan produksi kami masih bertahan ditengah banyaknya merk jajanan masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....