Odeng, Camilan Khas Korea yang Punya Sejarah Panjang

  • 09 Agt 2025 19:09 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Odeng, camilan gurih yang terbuat dari olahan ikan, dikenal sebagai jajanan kaki lima khas Korea Selatan yang sangat populer. Keberadaannya kini tidak hanya mudah ditemukan di pinggir jalan, tetapi juga di restoran atau kedai makanan Korea yang ada di berbagai negara. Namun, tahukah Anda jika odeng memiliki sejarah panjang yang berkaitan erat dengan pendudukan Jepang di Semenanjung Korea?

Sejarah odeng sebenarnya berawal dari oden, sejenis hidangan rebusan yang berasal dari Jepang. Selama masa penjajahan Jepang di Korea dari tahun 1910 hingga 1945, hidangan ini kemudian diperkenalkan dan mulai populer di kalangan masyarakat Korea. Penamaan odeng pun berasal dari pelafalan orang Korea terhadap kata oden yang diserap ke dalam bahasa mereka.

Meskipun berasal dari Jepang, odeng tidak lagi dianggap sebagai hidangan asing dan telah berevolusi menjadi bagian dari budaya kuliner Korea. Para penjual odeng di Korea mulai menciptakan variasi rasa dan bentuk baru yang sesuai dengan selera lokal. Penambahan kuah kaldu pedas dan gurih dari ikan teri, lobak, dan rumput laut menjadi ciri khas yang membedakannya dengan versi aslinya.

Odeng pun terus berkembang dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Korea, terutama saat musim dingin. Semangkuk odeng hangat disajikan dengan kuah kaldu lezat menjadi penghangat tubuh favorit. Tak heran jika odeng kini menjadi salah satu ikon kuliner Korea yang mendunia.

Menurut sumber dari K-Food: A New Korean Cuisine, odeng adalah salah satu contoh hidangan yang menunjukkan bagaimana makanan dapat melampaui batas geografis dan politis. Odeng adalah bukti dari perpaduan budaya yang menghasilkan cita rasa baru. Hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga punya makna sejarah yang penting bagi masyarakat Korea.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....