Perbedaan Teh Hijau dan Matcha, Jangan Sampai Tertukar!
- 06 Agt 2025 16:25 WIB
- Cirebon
KBRN, Cirebon: Teh hijau dan matcha sekilas, keduanya tampak mirip karena sama-sama berwarna hijau dan berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis. Tapi jangan salah, teh hijau dan matcha punya banyak perbedaan, baik dari segi rasa, bentuk, hingga cara penyajian.
Teh hijau dibuat dengan cara mengeringkan daun teh secara cepat untuk mencegah oksidasi. Daunnya biasanya diseduh secara utuh atau dalam bentuk potongan kecil. Matcha berasal dari daun teh yang ditanam secara khusus dalam kondisi teduh (shade-grown) selama beberapa minggu sebelum dipetik. Setelah dipanen, daun dikeringkan, dibuang batang dan uratnya, lalu ditumbuk halus menjadi bubuk hijau cerah. Dilansir dari Healthline, proses penanaman matcha dalam naungan meningkatkan kadar klorofil dan L-theanine, menjadikannya lebih kaya nutrisi dibanding teh hijau biasa.
Bentuk dan penyajian teh hijau berbentuk daun atau teh celup. Diseduh dengan air panas, lalu daunnya dibuang setelah diseduh. Sedangkan matcha berbentuk bubuk halus, dicampur langsung dengan air panas, dan dikocok hingga berbusa. Karena bubuknya diminum bersama airnya, nutrisi yang dikonsumsi pun lebih maksimal.
Teh hijau memiliki rasa dan aroma ringan, sedikit pahit, dan segar. Sementara matcha lebih kaya, umami, dan terkadang terasa creamy. Karena lebih pekat, sebagian orang membutuhkan waktu untuk terbiasa dengan rasanya. Matcha umumnya mengandung lebih banyak kafein dibanding teh hijau biasa. Satu cangkir matcha (sekitar 1 gram bubuk) mengandung ±70 mg kafein, sedangkan teh hijau biasa hanya mengandung sekitar 30–40 mg per cangkir.
Teh hijau dan matcha memang berasal dari tanaman yang sama, tapi cara pengolahan dan penyajiannya membuat keduanya sangat berbeda. Jika butuh minuman ringan dan menyegarkan, teh hijau bisa jadi pilihan. Tapi jika ingin manfaat maksimal dan sensasi rasa yang lebih kaya, matcha adalah juaranya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....