Oleh-Oleh Mudik Lebaran Khas Cirebon dengan Harga Terjangkau

  • 20 Mar 2025 10:07 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Cirebon: Cirebon, kota yang terkenal sebagai surga kuliner di Jawa Barat, selalu menyuguhkan beragam makanan khas yang menggugah selera. Saat musim mudik tiba, tak lengkap rasanya jika tidak membawa oleh-oleh khas Cirebon untuk keluarga di kampung halaman. Berikut tiga jajanan khas Cirebon yang wajib Anda bawa pulang: Tape Ketan Bakung, Kue Gapit, dan Kerupuk Mlarat, lengkap dengan informasi harganya yang terjangkau.

1. Tape Ketan Bakung: Manis Legit yang Melegenda

Tape ketan, atau yang lebih sering disebut sebagai Tape Bakung oleh warga Cirebon, merupakan sajian tradisional yang telah menjadi legenda. Istilah "Bakung" berasal dari nama desa yang menghasilkan tape ketan terbaik di Kabupaten Cirebon, yaitu Desa Bakung, yang terletak di Kecamatan Jamblang. Desa ini terpecah menjadi dua bagian, yaitu Bakung Kidul dan Bakung Lor, keduanya terkenal sebagai pusat produksi tape ketan.

Tape Bakung menawarkan rasa manis yang khas, dengan tekstur yang lembut dan sedikit berair. Proses fermentasi yang ideal memberikan tape ini aroma unik yang menggugah selera. Tape Bakung sering dijadikan oleh-oleh khas Cirebon karena masa simpannya yang panjang, sehingga sangat sesuai untuk dibawa saat perjalanan mudik. Harga Tape Ketan Bakung dimulai dari Rp50. 000 per kardus, tergantung pada jumlah yang dibeli. Untuk para pencinta kuliner tradisional, Tape Bakung adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.

2. Kue Gapit: Camilan Renyah dengan Beragam Rasa

Selain Tape Bakung, Kue Gapit juga merupakan salah satu cemilan ikonik dari Cirebon yang harus dibawa pulang saat pulang kampung. Kue ini memiliki bentuk yang mengingatkan pada waffle, tetapi dengan tekstur yang lebih garing dan berbagai pilihan rasa. Istilah "gapit" berasal dari metode pembuatannya, yaitu dengan menjepit adonan menggunakan dua lembaran logam atau baja di atas api.

Kue Gapit terbuat dari tepung tapioka dan berbentuk bulat pipih. Pada awalnya, rasa kue ini hanya terbatas pada kelapa, tetapi kini telah bervariasi dengan rasa seperti keju, bawang, udang, kencur, cokelat, dan bahkan balado. Teknik pembuatan yang masih menggunakan cara tradisional menjadikan Kue Gapit memiliki rasa yang autentik dan sulit ditemukan di tempat lain. Sentra pembuatannya berada di Pasar Kue Weru, yang menjadi lokasi pilihan bagi mereka yang ingin mencari oleh-oleh khas Cirebon. Harga Kue Gapit ditawarkan seharga Rp48. 000 per kilogram, menjadikannya pilihan yang terjangkau namun tetap istimewa.

3. Kerupuk Mlarat: Gurihnya Kerupuk yang Dimasak dengan Pasir

Terakhir, terdapat Kerupuk Mlarat, sebuah camilan khas Cirebon yang memiliki cara pembuatan yang unik dan berbeda dari kerupuk lainnya. Berdasarkan informasi dari Indonesiakaya.com, kerupuk ini tidak digoreng dengan minyak, melainkan disangrai menggunakan pasir pegunungan yang telah disortir dan dijemur hingga bersih. Nama "melarat" diambil dari sejarah ketika harga minyak goreng yang tinggi mendorong warga Cirebon untuk berinovasi dengan pasir sebagai alternatif pengganti minyak.

Kerupuk Mlarat dibuat dari tepung tapioka dan memiliki berbagai warna menarik seperti merah, putih, dan hijau. Dengan rasa yang gurih dan tekstur renyah, camilan ini sempurna untuk dinikmati santai bersama keluarga. Kerupuk ini juga sering dijadikan oleh-oleh khas Cirebon karena kemasannya yang praktis dan dapat bertahan lama. Harga Kerupuk Mlarat sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 tergantung pada ukuran dan kemasan yang dipilih.

Mudik merupakan saat yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul dengan sanak saudara. Membawa oleh-oleh khas dari Cirebon dengan biaya yang terjangkau sangatlah baik. Anda tidak hanya mendapatkan camilan yang enak, tetapi juga memperoleh cerita dan keunikan kuliner dari Cirebon tanpa harus menguras dompet. Oleh karena itu, jangan lewatkan untuk berkunjung ke toko-toko oleh-oleh khas Cirebon sebelum kembali ke kampung halaman! Selamat mudik dan selamat menikmati spesialitas dari Cirebon. (Safira Hanief Mardhotillah_Universitas Swadaya Gunung Jati)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....